Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH SPRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUANG OBSTETRI DI RS BHAYANGKARA TK.III AMBON

MEILANI ANGGREINI JUFRI | Pembimbing: Ns.Trysna Ayu Sukardi,S.Kep.,M.K.M dan Ns.Syahfitrah Umamity,S.Kep.,M.Kes

Tindakan operasi section caesarea dilakukan untuk mencegah kematian janin dan ibu karena adanya suatu komplikasi yang akan terjadi kemudian bila persalinan dilakukan secara pervaginam, sehingga dapat menyebabkan kecemasan pada pasien yang dapat menghambat proses penyembuhan post operasi. Berbagai macam cara dilakukan untuk mengatasi kecemasan pre operasi, diantaranya adalah terapi Spritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk tingkat kecemasan ibu pre operasi sectio caesarea di ruang obstetri di Rs Bhayangkara Tk.III Ambon. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 orang dengan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian ini yaitu kuesioner HAR-S, hasil penelitian dianalisis dengan uji willcoxon. Hasil penelitian diperoleh nilai p value 0.001 yang berarti Ha diterima dimana ada Pengaruh Spritual Emotional Freedom Technique (SEFT)Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Pre Operasi Sectio Caesarea di Ruang Obstetri Di Rs Bhayangkara Tk III Ambon.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DUSUN AMAHOLU LOS DESA LUHU KECAMATAN HUAMUAL

MASNA ARSAD | Pembimbing: Ns. Ellen Lombanaung.S.kep, & Ns, Nofal Soulisa, S.Kep,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pertolongan pertama Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan masyarakat nelayan di Dusun Amaholu Losy Desa Luhu Kecamatan Huamual. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya angka kecelakaan tenggelam di wilayah pesisir Maluku, yang seringkali berujung pada kematian akibat kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan kegawatdaruratan. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 40 orang nelayan yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan BHD dengan 20 butir pertanyaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum edukasi mayoritas responden (87,5%) memiliki pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi sebagian besar responden (75%) memiliki pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p=0,000 (<0,05). Hal ini membuktikan bahwa edukasi BHD berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat nelayan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program edukasi berkelanjutan tentang BHD di masyarakat pesisir sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini kasus tenggelam sehingga angka kematian dapat ditekan.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH DISTRAKSI DEKAPAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRA SEKOLAH PADA SAAT PEMASANGAN INFUS DI KLINIK MULIA HUSADA AMBON

MARYOLEN ERUPLEY | Pembimbing: Ns Syariefah H. Waliulu, S.Kep., M.Kep & Ns. Syahfitrah Umamity, S.Kep., M.Kes

Kecemasan pada anak merupakan respons psikologis yang muncul karena anak merasa dirinya terancam akibat suatu hal, dimana anak yang menjalani hospitalisasi akan dihadapi dengan pengalaman yang menakutkan akibat dari prosedur medis. Tujuan untuk mengetahui pengaruh distraksi dekapan terhadap tingkat kecemasan anak usia pra sekolah pada saat pemasangan infus di Klinik Mulia Husada Ambon. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Quasi Eksperiment with control dengan metode post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus federer. Instrumen yang digunakan adalah Children Fear Score (CFC) untuk mengukur tingkat distress anak usia pra sekolah dengan jumlah seluruh responden adalah 32. Didapatkan kategori kecemasan untuk kelompok kontrol memiliki nilai mean 3.50 dan untuk kelompok intervensi 3.00. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney didapatkan nilai signifikansi 𝜌-value = 0.321, dimana nilai 𝛼>0.05, berarti tidak ada pengaruh distraksi dekapan terhadap tingkat kecemasan anak usia pra sekolah pada saat pemasangan infus di Klinik Mulia Husada Ambon. Kesimpulannya yaitu tidak ada pengaruh distraksi dekapan yang signifikan terhadap tingkat kecemasan anak usia pra sekolah pada saat pemasangan infus di Klinik Mulia Husada Ambon.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

HUBUNGAN PARITAS DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN DENGAN TINDAKAN SECTIO CAESAREA (SC) DI RUANGAN OPERASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SANANA TAHUN 2025

LA MUHAMMAD SIDIQ | Pembimbing: Ibu Maritje S.J. Malisngorar S.Si.,M.Sc & Ibu Ns. Fany Sabban,.S.Kep,.M.Kep

Angka persalinan dengan tindakan Sectio Caesarea (SC) terus meningkat dan prosedur ini membawa risiko medis serta reaksi psikologis, salah satunya adalah kecemasan pre-operasi. Kecemasan yang tinggi dapat memengaruhi proses pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi pasca-operasi. Studi pendahuluan di RSUD Sanana pada periode Januari–April 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar dari 82 pasien SC mengeluhkan rasa takut terhadap pembiusan, nyeri pascaoperasi, dan keselamatan janin. Penelitian ini berfokus pada faktor paritas (riwayat melahirkan) dan dukungan suami yang diduga berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat paritas dan tingkat dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada pasien yang menjalani tindakan Sectio Caesarea (SC) di Ruangan Operasi RSUD Sanana Tahun 2025.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional. Sampel yang digunakan adalah 36 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan adalah The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Analisis hubungan antar variabel menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden (83,3%) berada pada kategori tidak cemas. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang sangat signifikan antara paritas dengan tingkat kecemasan (p = 0,000). Ibu primipara (71,4%) mayoritas mengalami kecemasan, sedangkan hampir semua ibu multipara (96,6%) tidak mengalami kecemasan. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kecemasan (p = 0,014). Responden yang tidak mendapat dukungan keluarga (35,7%) lebih cenderung mengalami kecemasan dibandingkan yang mendapat dukungan (4,5%). Paritas ditemukan memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap kecemasan dibandingkan dukungan keluarga. Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dan dukungan suami dengan kecemasan pada pasien yang akan menjalani SC di RSUD Sanana. Pengalaman melahirkan sebelumnya (multipara) dan dukungan sosial yang optimal merupakan faktor protektif yang signifikan. Disarankan kepada rumah sakit untuk merencanakan intervensi keperawatan, seperti kelas persiapan persalinan atau edukasi mendalam, khususnya bagi ibu primipara, untuk mengelola kecemasan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH EDUKASI BULLIYING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA KELAS XI F5 SMA NEGERI 1 AMBON

KARINA RACHMA DINI THIO | Pembimbing: Ns.Mirdat Hitiyaut, S.Kep., M.Kep & Ns.Fany Sabban, S.Kep., M.Kep

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, dan iklim belajar siswa, sehingga memerlukan intervensi edukatif yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi bullying terhadap peningkatan pengetahuan remaja kelas XI F5 SMA Negeri 1 Ambon. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest, melibatkan seluruh populasi sebanyak 36 siswa melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan media video edukasi bullying, diikuti pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan uji sample t-test. Mengingat distribusi data tidak normal maka di lakukan uji non parametric kolmogorv-smirnov test. Hasil penelitian di peroleh nilai sig.(2-tailed) atau p value = 0.00 yang berarti Ha diterima Dimana ada pengaruh edukasi bullying terhadap Tingkat pengetahuan remaja SMAN1 ambon. Temuan ini menegaskan bahwa media video edukasi merupakan strategi efektif dalam menyampaikan informasi pencegahan bullying dan dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pendidikan sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan kondusif.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI GEL EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus altillis) SEBAGAI ANTISEPTIK (Hand sanitizer)

YUSUF VILSA VILTRA WAEL | Pembimbing: apt. M. Azril Mahulauw,M.Clin Pharm & Anatje J Pattipeilohy,S.Pd.,M.Pd

Gel hand sanitizer atau sering disebut dengan gel antiseptik untuk tangan merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri . Daun sukun merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan, Dimana daun sukun mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid dan tanin, yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan skrining fitokimia ekstrak serta membuat formulasi sediaaan gel hand sanitizer dengan variasi konsentrasi ekstrak. Desain penelitian ini adalah eksperimental yang dibuat di laboratorium. Metode ekstrak menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 70%, formulasi sediaan hand sanitizer menggunakan tiga formulasi berbeda dengan variasi konsentrasi ekstrak, FI 10%, FII 15%, dan FIII 20%, yang kemudian dievaluasi dengan uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH. Hasil penelitian ini menunjukan ekstrak etanol daun sukun mengandung senyawa alkaloid dengan nilai Rf 0,42 & 0,57, flavonoid dengan nilai Rf 0,57, dan tanin dengan nilai Rf 0,5 yang dapat diformulasikan menjadi sediaan gel hand sanitizer yang stabil dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun sukun FI (10%), FII (15%) dan FIII (20%) dengan bentuk sediaan gel hand sanitizer. Hasil uji organoleptik FI, FII, dan FIII memiliki stabilitas bentuk, warna dan bau. Hasil uji homogenitas FI, FII, dan FIII mempunyai hasil homogen yang baik, dan hasil pengukuran pH untuk FI, FII, dan FIII stabil mempunyai pH yang baik sesuai standar pH untuk gel atau standar pH kulit normal yaitu 4,5-6,5. Kata kunci : Daun Sukun Artocarpus altillis, Gel hand sanitizer

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH HEALTH EDUCATION TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KASUS SINKOP TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS VII DAN VIII SMP HANG TUAH LANTAMAL IX AMBON

IRMA YUNITA LATUCONSINA | Pembimbing: Ns. Endah Fitriasari, S.Kep., M.Kep dan Ns. La Rakhmat Wabula, S.Kep., M.Kep

Sinkop merupakan kegawatdaruratan dimana suatu keadaan yang menimpa seseorang yang dapat menimbulkan ancaman jiwa, dalam arti pertolongan yang tepat, cermat dan cepat. Bila tidak segera mendapatkan pertolongan maka seseorang tersebut dapat meninggal atau menderita kecacatan. Metode penelitian menggunakan metode desain infografis , dari beberapa hasil temuan di lapangan, mayoritas audiens lebih tertarik kepada desain yang lebih banyak menyajikan bentuk visual dan gambar secara menarik,penelitian ini di lakukan di SMP HANG TUAH LANTAMAL IX AMBON pada bulan juli minggu kedua tgl 14 dengan jumlah populasi sebanyak 57 orang sampel sebanyak 27 responden terdapat 2 variabel variabel independen dengan health education dan dependen dengan tingkat pengetahuan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan wilcoxon dengan taraf signifikasi 0,05 Berdasarkan hasil pengumpulan data dengan kuisioner terhadap responden pada bulan juli minggu kedua dan setelah di lakukan olah data maka penulis menyimpulkan Pengaruh health education tentang pertolongan pertama pada kasus sinkop terhadap pengetahuan siswa SMP Hang Tuah Lantamal IX Ambon telah dilakukan uji statistik uji wilcoxon pada tingkat kemaknaan α (0,05) dengan nilai (p) yang diperoleh sebesar 0,000, karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (α), maka Ho ditolak H1 diterima. Dapat disimpulkan ada pengaruh health education terhadap tentang pertolongan pertama pada kasus sinkop terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas VII dan VIII SMP HANG TUAH LANTAMAL IX AMBON. Health Education yang diberikan kepada seseorang akan memberikan stimulus yang baru. Apabila stimulus tersebut diolah dalam otak dan diberikan makna yang jelas maka akan berubah menjadi pengetahuan.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG KOMUNIKASI INTERPERSONAL PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT TK. II PROF. DR. J.A LATUMETEN AMBON

HARLIA WALI | Pembimbing: Ns. Zulfikar Peluw, S.Kep., M.Kep & Ns. Hasna Tunny, S.Kep., M.Kep

Komunikasi interpersonal merupakan aspek penting dalam pelayanan keperawatan yang memengaruhi kepuasan pasien. Perawat dituntut untuk mampu berkomunikasi secara empatik, terbuka, responsive, ketanggapan dan mendukung agar pasien merasa dihargai serta puas terhadap pelayanan. Tujuan: dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan persepsi pasien tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS di ruang rawat inap RS TK. II Prof. Dr. J.A. Latumeten Ambon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitianya analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified sampling dengan jumlah sampel 70 responden. Hasil: berdasarkan hasil uji chi- square untuk mengetahui hubungan antara persepsi tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS dimana didapatkan hasil p = 0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai alpha < 0,05 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukan bahwa ada hubungan persepsi tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS. Kesimpulan: Adanya hubungan persepsi tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS di ruang rawat inap RS TK. II Prof. Dr. J.A. Latumeten Ambon.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG KOMUNIKASI INTERPERSONAL PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT TK. II PROF. DR. J.A LATUMETEN AMBON

HARLIA WALI | Pembimbing: Ns. Zulfikar Peluw, S.Kep., M.Kep & Ns. Hasna Tunny, S.Kep., M.Kep

Komunikasi interpersonal merupakan aspek penting dalam pelayanan keperawatan yang memengaruhi kepuasan pasien. Perawat dituntut untuk mampu berkomunikasi secara empatik, terbuka, responsive, ketanggapan dan mendukung agar pasien merasa dihargai serta puas terhadap pelayanan. Tujuan: dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan persepsi pasien tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS di ruang rawat inap RS TK. II Prof. Dr. J.A. Latumeten Ambon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitianya analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified sampling dengan jumlah sampel 70 responden. Hasil: berdasarkan hasil uji chi- square untuk mengetahui hubungan antara persepsi tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS dimana didapatkan hasil p = 0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai alpha < 0,05 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak hal ini menunjukan bahwa ada hubungan persepsi tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS. Kesimpulan: Adanya hubungan persepsi tentang komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien pengguna BPJS di ruang rawat inap RS TK. II Prof. Dr. J.A. Latumeten Ambon.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAYU PUTIH ( Melaleuca leucadendra L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN METODE DIFUSI SUMURAN

VIVIAN VINILYA BASRI | Pembimbing: Apt. Pia B. Batmomolin, S.Si.,M.Biomed & Abd.Rijali Lapodi, S.Kep., M.Kes

Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang tersebar di beberapa pulau. Salah satu kekayaan alam tersebut adalah tanaman yang memiliki ciri khas dari masingmasing daerah tempat tumbuhnya. Tanaman herbal adalah tumbuhan yang telah diidentifikasi senyawa yang bermanfaat untuk mencegah, menyembuhkan penyakit, melakukan fungsi biologis tertentu. Kayu putih yang berasal dari suku Myrtaceae, hampir semua bagian (kulit batang, daun, ranting, dan buah) dapat dimanfaatkan sebagai obat. Kayu putih adalah tanaman tradisional lowgrowing, dimana daunnya yang telah digunakan secara empiris sebagai inhalansia dalam pengobatan radang selaput lendir, dan pengusir nyamuk. Untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium, dengan metode yang digunakan yaitu metode difusi sumuran dimana penelitian ini bertujuan untuk melihat ekstrak etanol kulit batang kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) terhadap zona hambat pada media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan 5 variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit batang kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% kontrol positif menggunakan amoxicillin dan kontrol negatif menggunakan aquadest setelah diamati 24 jam hasil daya hambat ekstrak etanol kulit batang kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) pada bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 20% memiliki daya hambat 9,33 mm, konsentrasi 40% memiliki daya hambat 9,66 mm, konsentrasi 60% memiliki daya hambat 9,6 mm, konsentrasi 80% memiliki daya hambat 9,33 mm, konsentrasi 100% memiliki daya hambat 9,26 mm, untuk kontrol positif memiliki daya hambat 29,1 mm dan kontrol negatif 0 mm. Kata Kunci : Kulit Batang Kayu Putih (Melaleuca leucadendra L.), ekstrak etanol daya hambat, Staphylococcus aureus.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak