Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI PADA PASIEN POST OPERASI DI RUSD BULA KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR

ABD. GANI RUMBATI | Pembimbing: Ns Febby Aipassa, S.Kep., M.Kep & Ns. Ismiyani, S.Kep

Latar Belakang: Infeksi luka operasi merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien pasca operasi dan dapat memperpanjang masa perawatan serta meningkatkan risiko morbiditas. Perawat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya infeksi, terutama melalui penerapan praktik pemeliharaan yang sesuai standar. Tingkat pengetahuan perawat diduga berpengaruh terhadap tindakan pencegahan infeksi yang dilakukan.Metode penelitian :Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil :Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (60%), dan sebanyak 53,3% menunjukkan tindakan pencegahan infeksi yang baik. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan infeksi (p 0,003).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan infeksi pada pasien pasca operasi. Penting untuk meningkatkan pendidikan dan pelatihan secara berkala untuk memastikan tindakan pencegahan infeksi dilakukan secara optimal.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

EDUKASI BAHAYA PENGGUNAAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 3 AMBON

SYAUKHANY ALU | Pembimbing: Ns Fathmy F Soulissa, S. Kep., M. Kep & Ns Ratna Sari Rumakey, S. Kep., M. Kep

Rokok elektrik atau vape adalah perangkat elektronik yang terdiri dari cartridge yang diisi dengan cairan (e-liquid), pemanas untuk memanaskan cairan untuk membuat uap yang nantinya akan dihirup melalui corong, dan sumber daya/baterai. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian menggunakan seluruh siswa kelas X yang berada dalam lingkungan sekolah SMA Negeri 3 Sebanyak 296 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 siswa Kelas X SMA Negeri 3 Ambon. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, instrumennya yaitu kuesioner yang berisi pertanyaan tentang bahaya rokok elektrik (vape). Analisa bivariat menggunakan sistem komputerisasi program SPSS dengan uji non parametic test yaitu uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji wilcoxon pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas x mengenai bahaya penggunaan rokok elektrik vape di SMA Negeri 3 Ambon didapatkan nilai p-value 0,001 = (Asymp Sig <0,05) maka dapat di artikan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan Ada pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas X di SMA Negeri 3 Ambon. Dengan p=value 0.001 (p<0.05) maka Ha diterima dan Ho di tolak.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR BESAR

RESMA | Pembimbing: kariyadi, S.Kp.,MPH & Ns. & supriyanto, S.Kep.,M.N.Sc

Penyakit diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Faktor determinan dalam pencegahan diare adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ibu, yang mencakup kebiasaan mencuci tangan, penggunaan air bersih, penggunaan jamban sehat, dan pengelolaan makanan yang higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara PHBS ibu dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 62 ibu yang memiliki balita diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,5% ibu memiliki PHBS kategori baik, 35,5% cukup, dan 21% kurang. Sementara itu, sebanyak 64,5% balita mengalami diare dalam 6 bulan terakhir. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara PHBS ibu dengan kejadian diare pada balita (p = 0,000). Ibu dengan PHBS kategori baik cenderung memiliki balita yang tidak mengalami diare, sementara seluruh ibu dengan PHBS kategori kurang memiliki balita yang pernah diare. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi dan intervensi kesehatan masyarakat dalam meningkatkan praktik PHBS di tingkat rumah tangga sebagai upaya pencegahan diare pada balita.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca var balbisiana Colla) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV- VIS

SYNTIA DAHLAN | Pembimbing: Apt Ira P. Ely, S.farm., M. Si & Miranda Waas, S.Pd., M.Pd

Kulit pisang biasanya dianggap sebagai limbah yang tidak dimanfaatkan. Kulit pisang kepok memiliki kemampuan antioksidan yang lebih baik dibandingkan dengan daging buahnya. Kulit pisang kepok mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, kuinon, dan triterpenoid. Senyawa-senyawa tersebut merupakan senyawa metabolik sekunder yang sebagian besar memiliki efek sebagai antioksidan. Flavonoid, salah satu senyawa penting dalam kulit pisang kepok adalah salah satu senyawa antioksidan, berperan dalam menunda, memperlambat, atau menghambat reaksi oksidasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder kulit pisang kepok serta menentukan kadar flavonoid total dari ekstrak etanol kulit pisang kepok. Jenis penilitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol kulit pisang kepok mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Penetapan kadar flavonoid dilakukan pada panjang gelombang maksimum 417 nm berdasarkan metode kolometri menggunakan reaksi kompleks dengan AlCl3. Kadar kandungan total flavonoid ekstrak kulit pisang kepok yang dihasilkan yaitu sebesar 9,880 mg QE/g yang artinya dalam setiap gram ekstrak etanol kulit pisang kepok setara dengan 9,880 mg kuersetin. Kata kunci : Kulit Pisang Kepok, Ekstrak, Skrining Fitokimia, Penetapan Kadar Flavonoid

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PNEUMONIA PADA ANAK DI RT 17 DESA WAIHERU

WA ANNISA RAMADHANTI | Pembimbing: Ns. Djahra Warda Sopaliu S.Kep., M.N.Sc & Ns. Maryati Mardjuky S.Kep., M.Kep

Pneumonia merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita. Pengetahuan orang tua di RT 17 Desa Waiheru masih kurang karena orang tua belum mengetahui tentang apa itu pneumonia dan penyebab pneumonia serta belum pernah ada pengalaman sebelumnya dalam menangani anak yg alami pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan orang tua tentang pneumonia pada anak di RT 17 Desa Waiheru. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test, yang melibatkan 30 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Edukasi kesehatan sebagai intervensi diberikan melalui penyuluhan interaktif menggunakan media leaflet selama 45 menit. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tingkat pengetahuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi <0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua sebelum diberikan intervensi didapatkan 9 (30%) responden memiliki pengetahuan baik, setelah diberikan intervensi 27 (90%) responden memiliki pengetahuan baik. Hasil uji statistik didapatkan adanya peningkatan yang signifikan dibuktikan dengan p- value 0,00 (< 0,05). Penerapan edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pneumonia, sehingga dapat menjadi strategi promotif dalam mencegah kejadian pneumonia pada anak.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN FACE MIST EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Propionibacterium acnes

PUTRI INDRIANI | Pembimbing: Apt. Risman Tunny, S.Farm., M.Farm & Dr. Ilyas Ibrahim, S.Psi., M.Kes

Salah satu penyakit infeksi kulit yang hampir semua orang pernah alami adalah jerawat (acne vulgaris).Antibakteri adalah zat yang membunuh pertumbuhan bakteri. Propionibacterium acnes merupakan bakteri gram positif penyebab terjadinya jerawat yang memiliki kemampuan untuk memecah asam lemak. Tujuan penelitian ini yaitu memformulasi,mengevaluasi kestabilan, dan menguji aktivitas antibakteri dari sediaan face mist ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan 3 konsentrasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L) yaitu 5%, 10%,dan 15%. Digunakan kontrol (+) klindamisin dan kontrol (-) aquadest. Hasil penelitian menunjukkan sediaan baik dan stabil selama penyimpanan. Uji organoleptik (F1berwarna kuning kecoklatan, F2 dan F3 berwarna hijau kecoklatan, penampilan cair dan beraroma rose), Uji pH (berkisar 5,0-6,0), dan uji daya sebar semprot (berkisar 5,3 cm-6,4 cm). Hasil uji daya hambat dengan konsentrasi 5% (tidak memiliki daya hambatan), 10% (36,2 mm), 15% (46,2 mm), kontrol (+) (39,2 mm), kontrol (-) (tidak memiliki daya hambatan). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L) dapat diformulasikan sebagai sediaan face mist dengan konsentrasi zat aktif 5%, 10%, dan 15%, sifat fisik sediaan face mist yang stabil selama penyimpanan ditunjukkan dengan uji organoleptik, uji pH, dan uji daya sebar semprot, sediaan face mist ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L) dengan konsentrasi 10% dan 15% memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Kata Kunci : Daun Jambu biji (Psidium guajava L), Formulasi, Face mist, Antibakteri, Propionibacterium acnes

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWI DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SD NEGERI 1 LUHU KEC. HUAMUAL KAB. SERAM BAGIAN BARAT

SIMAWATI SUNETH | Pembimbing: Ns. Siti Rochmaedah, S.Kep., M.Kep. & Ns. Ona A.D. Tianotak, S.Kep., M.Kes.

Menarche atau menstruasi pertama, merupakan peristiwa penting dalam kehidupan remaja putri. Kurangnya pengetahuan mengenai hal ini dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan siswi dengan kesiapan mereka dalam menghadapi menarche di SD Negeri 1 Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan siswi dengan kesiapan menghadapi menarche. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Sebanyak 35 siswi kelas V dan VI di SD Negeri 1 Luhu menjadi responden penelitian. Hasil: Mayoritas responden (62,9%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan berada dalam kategori siap menghadapi menarche. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan siswi dalam menghadapi menarche (p-value = 0,000), dengan koefisien korelasi sebesar 0,644 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat dan positif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan siswi dengan kesiapan mereka menghadapi menarche. Semakin baik pengetahuan siswi, maka semakin siap mereka dalam menghadapi menarche.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN DAN UJI EVALUASI FISIK MASKER GEL PEEL OFF WAJAH DENGAN EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia)

NURSITA RENHUAT | Pembimbing: Apt.Toria Sangadji,S.Farm.,M.Sc.,Farm & Miranda Waas,S.Pd.,M.Pd

Daun binahong (Anredera coridifolia) merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan senyawa flovanoid yang berfungsi sebagai antioksidan serta dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Kulit adalah bagian terluar dari tubuh yang dapat berfungsi melindungi organ dalam tubuh dari gangguan-gangguan seperti virus, bakteri, panasnya matahari, dan paparan sinar radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan mengetahui evaluasi fisik gel peel off. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penyiapan bahan, ekstrakasi,rancangan formulasi sediaan masker gel peel off,sediaan masker gel peel off dibuat dengan presentasi ekstrak yang berbeda yaitu 5% (FI),10% (FII), dan 15% (FII) dan menggunakan PVA sebagai filming agent,propilenglikol sebagai humektan,carbomer 940 sebagai gelling agent,metil paraben sebagai pengawt,TEA alakalizing agent dan aquadest sebagai pelarut.Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun binahong mengandung senyawa alkaloid,flovanoid,tanin dan saponin,untuk hasil evaluasi fisik masker menunjukan bahwa sediaan sebelum dan setelah penyimpanan homogen,pH sediaan sebelum penyimpanan berkisar 5-6 masih dalam rentang pH kulit normal,setelah penyimpanan pH berubah menjadi 7,untuk hasil uji organoleptik sebelum dan setelah penyimpanan tetap sama sediaan berwarna gelap seperti ekstrak,memiliki bau khas daun binahong,dan berbentuk gel. Masker yang paling stabil sebelum penyimpanan adalah masker dengan konsentrasi 5%. Kata Kunci : Daun binahong (Anredera Cordifolia) Sediaan Masker gel peel off

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA KELAS XI TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 3 AMBON

SELFIA LALIHUN | Pembimbing: Ns. Fathmy F. Soulissa, S.Kep.,M.,Kep & Ns. Ratna Sari Rumakey, S.Kep. M.,Kep

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakn virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, khususnya sel-sel CD4 atau sel T helper. Virus ini melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Jika tidak diobati, HIV dapat berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndromeh (AIDS), Tujuan: Untuk mengetahui Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Kelas XI Tentang HIV/AIDS Di SMA Negeri 3 Ambon. Metode: Penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan penelitian desain Quasi Eksperimen. One group Pre Test and Post Test. Sampel penelitian ini seluruh siswa kelas xi SMA Negeri 3 Ambon. Yang berjumalh 30 siswa. teknik pengambilan sampel yaitu purpose sampling dengan kriteria iniklusi dan ekslusi. Hasil: Berdasarkan hasil analisis pengetahuan Pre Test dan Post Test remaja kelas xi sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan di SMA Negeri 3 Ambon. Tingkat pengetahuan pre Test dikategorikan kurang dengan presentasi sebesar 46.7%, dan tingkat pengetahuan Post Test dalam kata gori baik dengan 56.7%. dari uji Wilcoxon ditemukan nilai p-value sebesar p-Value 0.001 yang lebih kecil dari (p<0.05) maka Ho ditolak dan Ha diterimayang artinya data berdistribusi normal. Kesimpulan: Sehingga dapat di simpulkan bahwa terdapat Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja kelas xi tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 3 Ambon.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN HARENDONG BULU (Clindemia hirta) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli MENGGUNAKAN METODE DIFUSI SUMURAN

MULADI | Pembimbing: Apt. Ibu Aulia Debby Pelu, S. Farm., M. Si & Hamka. S.P.,M. Si

Diare merupakan peningkatan frekuensi bakteri dan perubahan konsistensi feses yang disebabkan oleh agen infeksi pada gastrointestinal atau pada system pencernaan, dan biasanya sering terjadi pada balita dan terjadi paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Salah satu obat tradisional yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri adalah daun harendong bulu (Clindemia hirta), diketahui ada beberapa senyawa metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya seperti tanin, saponin dan fenol yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun harendong bulu (Clindemia hirta) dan mengetahui apakah ekstrak etanol daun harendon bulu (Clidemia hirta) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Eschersia coli. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode difusi sumuran. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol 70% daun harendong bulu (Clindemia hirta) yang dilakukan secara maserasi dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 20%, 40%, dan 60%, untuk control positif menggunakan anbiotik cotrimoxazole dan control negatif menggunakan aquadest. Pada pengujian antibakteri ekstrak etanol 70% daun harendong bulu (Clindemia hirta) menunjukan bahwa pada konsentrasi 20% didapatkan zona hambat sebesar 25 mm, 40% didapatkan zona hambat sebesar 35 mm, dan 60% didapatkan zona hambat sebesar 37 mm. Untuk control negative digunakan aquadest, hasilnya tidak terbentuk zona hambat dan control positif digunakan antibiotic cotrimoxazole dan didapatkan zona hambat sebesar 45 mm. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa daun harendong bulu (Clindemia hirta) ini memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Kata kunci : Daun harendong bulu (Clindemia hirta), Antibakteri, Escherchia coli

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak