PENGARUH HEALTH EDUCATION TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KASUS SINKOP TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS VII DAN VIII SMP HANG TUAH LANTAMAL IX AMBON
IRMA YUNITA LATUCONSINA
Pembimbing/Penguji: Ns. Endah Fitriasari, S.Kep., M.Kep dan Ns. La Rakhmat Wabula, S.Kep., M.Kep
Abstrak
Sinkop merupakan kegawatdaruratan dimana suatu keadaan yang menimpa seseorang
yang dapat menimbulkan ancaman jiwa, dalam arti pertolongan yang tepat, cermat dan cepat. Bila
tidak segera mendapatkan pertolongan maka seseorang tersebut dapat meninggal atau menderita
kecacatan. Metode penelitian menggunakan metode desain infografis , dari beberapa hasil temuan
di lapangan, mayoritas audiens lebih tertarik kepada desain yang lebih banyak menyajikan bentuk
visual dan gambar secara menarik,penelitian ini di lakukan di SMP HANG TUAH LANTAMAL
IX AMBON pada bulan juli minggu kedua tgl 14 dengan jumlah populasi sebanyak 57 orang
sampel sebanyak 27 responden terdapat 2 variabel variabel independen dengan health education
dan dependen dengan tingkat pengetahuan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis
statistik menggunakan wilcoxon dengan taraf signifikasi 0,05 Berdasarkan hasil pengumpulan
data dengan kuisioner terhadap responden pada bulan juli minggu kedua dan setelah di lakukan
olah data maka penulis menyimpulkan Pengaruh health education tentang pertolongan pertama
pada kasus sinkop terhadap pengetahuan siswa SMP Hang Tuah Lantamal IX Ambon telah
dilakukan uji statistik uji wilcoxon pada tingkat kemaknaan α (0,05) dengan nilai (p) yang
diperoleh sebesar 0,000, karena nilai (p) lebih kecil dari nilai (α), maka Ho ditolak H1 diterima.
Dapat disimpulkan ada pengaruh health education terhadap tentang pertolongan pertama pada
kasus sinkop terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas VII dan VIII SMP HANG TUAH
LANTAMAL IX AMBON. Health Education yang diberikan kepada seseorang akan memberikan
stimulus yang baru. Apabila stimulus tersebut diolah dalam otak dan diberikan makna yang jelas
maka akan berubah menjadi pengetahuan.