Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.
Nurdila Buamona | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
Ekha Fatika Elsunan | Pembimbing: -
Hipertensi merupakan penyakit yang berhubungan dengan tekanan darah manusia. Tekanan darah sendiri didefenisikan sebagai tekanan darah yang terjadi di dalam pembuluh arteri manusia ketika darah dipompa oleh jantung keseluruh anggota tubuh. Hipertensi meningkat sejalan dengan perubahan gaya hidup seperti merokok, obesitas, aktivitas fisik, dan stres psikososial, pentingnya pendidikan kesehatan tentang hipertensi karena mengurangi kelalaian terkait pengobatan dan untuk memperluas pengetahuan, karena klien yang memiliki informasi yang adekuat cenderung mematuhi rencana pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Modul Tentang Upaya Pencegahan Dan Pengelolaan Hipertensi Terhadap Pengetahuan Masyarakat Di Desa Waimital. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperiment tanpa kelompok kontrol atau One Group Pre Test Dan Post Test. Penelitian ini dilaksanakan di Masyarakat Desa Waimital Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Jumlah sampel yang dalam penelitian ini adalah 30 responden yang mendapat perlakukan dan memenuhi kriteria. Teknik pengambilan sampling dalam penelitian ini menggunakan probability non sampling. Analisa yang digunakan adalah mengunakan uji non-parametrik yaitu uji marginal homogeneity wilcoxon. hasil didapatkan nilai p-value = 0,000 < 0,005 yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan berbasis modul tentang upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi terhadap pengetahuan masyarakat di Desa Waimital. Kesimpulan pendidikan kesehatan berbasis modul dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan Berbasis Modul.
Wa Ode Alvi | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
Seylin Alsya Titirima | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
Syahrul Basir | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
Dessy Fitriani Maruapey | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
WA NIRNA | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
Selviani Rahmawati Rano | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.
siti Fatima Adi Gayo | Pembimbing: -
Latar belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronik yang membutuhkan terapi hemodialisis secara rutin dan jangka panjang. Kondisi tersebut dapat menimbulkan kecemasan karena pasien harus beradaptasi dengan perubahan fisik, pembatasan cairan, diet, ketergantungan terapi, dan ketidakpastian kondisi kesehatan. Edukasi kesehatan berbasis Self-Care dapat menjadi intervensi keperawatan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pasien dalam mengelola kondisi kesehatannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan tingkat kecemasan pasien CKD yang menjalani hemodialisis sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan berbasis self-care. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi- experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 53 responden yang dipilih menggunakan total sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan berat sebanyak 25 orang (47,2%). Setelah intervensi, sebagian besar responden tidak mengalami kecemasan sebanyak 45 orang (84,9%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000, sehingga terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis self- care berhubungan dengan penurunan tingkat kecemasan pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari edukasi keperawatan di ruang hemodialisis, dengan tetap memperhatikan keterbatasan desain penelitian yang tidak menggunakan kelompok kontrol. Kata Kunci : Chronic Kidney Disease, edukasi kesehatan, hemodialisis, kecemasan, self-care.
Windiarty CH Lewenussa | Pembimbing: -
Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.