Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
KTI D3 Radiologi 2025

PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI LUMBOSACRAL PADA KASUS SPONDYLOSIS DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK.III AMBON

JALISMA RUMADEDEY | Pembimbing: MARITJE S.J MALINSNGORAR., S.Si.,M.Se

Spondylosis is a degenerative condition of the spine characterized by damage to the intervertebral discs, as well as changes in bone structure and soft tissues. Lumbosacral radiographic examination for spondylosis cases at the Radiology Department of Bhayangkara Level III Hospital Ambon is performed using AP and lateral projections with a perpendicular central ray. This differs from the theoretical approach, which typically uses an angled central ray. The purpose of this study is to examine the radiographic procedure for lumbosacral imaging in spondylosis cases and to determine the rationale behind the use of a perpendicular central ray in the lateral projection. Methods: This research is a qualitative study with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving three radiographers, one radiologist, and one validator. Results: Lumbosacral radiographic examination for spondylosis cases does not require special preparation. The equipment and materials used include an X-ray machine, a 35 x 43 cm cassette/imaging plate, a computer, and film processing tools. The examination technique uses AP and lateral projections with a perpendicular central ray. Conclusion: The radiographic technique for lumbosacral examination in spondylosis cases at the Radiology Department of Bhayangkara Level III Hospital Ambon uses AP and lateral projections. The reason for using a perpendicular central ray in the lateral projection is that radiographers follow the Standard Operating Procedures (SOP) in the hospital, and this approach is already sufficient to support diagnosis by the radiologist

Closed (Tertutup)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2025

HUBUNGAN KADAR DEBU DI UDARA DENGAN RESIKO GANGGUAN KESEHATAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR MARDIKA KOTA AMBON

Dahlia Kane Uluelang | Pembimbing: Epi Dusra, S.KM., M.Kes. & Iswandi Fataruba, S.KM., M.Kes.

Paparan debu merupakan ancaman kesehatan bagi pedagang kaki lima yang bekerja di area terbuka dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kadar debu di udara dengan risiko gangguan kesehatan pada pedagang kaki lima di Pasar Mardika Kota Ambon. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode cross-sectional pada 70 pedagang yang dipilih secara acak. Kadar debu diukur menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) dan data gangguan kesehatan yang dikumpulkan melalui kuesioner adaptasi American Thoracic Society Questionnaire . Analisis data menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil menunjukkan 91,4% responden terpapar kadar debu abnormal (>0,15 mg/m³) dan 65,7% mengalami gangguan kesehatan ringan. Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar debu dengan gangguan kesehatan (p = 0,008; χ² = 8,029). Faktor risiko meliputi durasi kerja >6 jam/hari (68,6%), pengalaman berdagang >5 tahun (50%), dan penggunaan masker rendah (68,6%). Diperlukan pengendalian debu dan edukasi penggunaan alat pelindung diri untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan pada pedagang kaki lima.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2022

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN PULUTAN (Urena lobata L) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIFUSI AGAR

DENTA ELAKE | Pembimbing: 4. Apt. Alice M. Luhulima, S. Si., M. Farm & Miranda Waas, S. Pd., M. Pd

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN PULUTAN (Urena Lobata L) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIFUSI AGAR Daun pulutan (Urena lobate L) adalah tanaman obat yang dipercaya bisa mengatasi diare yang disebabkan oleh mikroba pathogen Escherichia coli karena daun pulutan mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat menghambat aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol 70% daun pulutan (Urena lobata L) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Desain dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium (laboratory experiment). Populasi pada penelitian ini yaitu semua daun pulutan (Urena lobata L) yang berasal dari Kota Kecamatan Taniwel Timur. Sampel dalam penelitian ini yaitu daun pulutan (Urena lobata L) yang tidak terlalu tua yang diambil secara acak sebanyak 3kg. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun pulutan (Urena lobata L) dengan konsentrasi 15%, 30%, 45% dan 60% dapat menghambat aktivitas bakteri Escherichia coli tetapi ekstrak daun pulutan (Urena lobata L) dengan konsentrasi 15% lemah dalam menghambat aktivitas bakteri Escherichia coli Kata kunci: Urena lobata L, Escherichia coli, difusi agar

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2022

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU OLEH ANGGOTA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TULEHU

CINDY FENTELIN LEKRANSI | Pembimbing: Maritje S.J.Malisngorar, S. Si., M. Sc &Ns. Maryati Mardjuky, S. Kep

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Upaya Pencegahan Penularan TB Paru oleh Anggota Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Tulehu Cindy Fentelin Lekransi 1 Maritje S.J.Malisnorar2 Maryati Mardjuky3 Email : Cindylekransi12@gmail.com 1Mahasiswa Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada 2Dosen Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada 3Dosen Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada Pendahuluan: Tuberkulosis (TB Paru) di wilayah kerja puskesmas tulehu masih termasuk dalam 10 penyakit teratas dan masih ada penderita yang bertemu dengan orang lain tidak menggunakan masker, sehingga penting dilakukan upaya pencegahan penularan TB Paru oleh anggota keluarga agar tidak terkena penyakit TB Paru. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan tingkat pengatahuan dengan upaya pencegahan penularan TB paru oleh anggota keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Tulehu. Metode: Desain penelitian menggunakan cross sectional, sampel berjumlah 30 responden dengan pendekatan total sampling, analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Responden yang memiliki pengetahuan baik tentang TB Paru sebanyak 73.3%, responden yang memiliki upaya pencegahan yang baik dalam melakukan upaya pencegahan tentang TB Paru sebanyak 76.7%, adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan penularan TB Paru (p-value= 0,000). Kesimpulan: Diharapkan puskesmas perlu melakukan kegiatan penyuluhan yang rutin untuk meningkatkan upaya pencegahan penularan TB Paru dan pemberian masker kepada penderita TB serta pengawasan penggunaan masker sehingga dapat mengurangi penularan TB Paru dan keluarga perlu meningkatkan kebersihan lingkungan, selalu menggunakan masker dan untuk penderita diharapkan tidak membuang sputum sembarangan. Kata kunci: Pengetahuan, Upaya Pencegahan Penularan, TB Paru, Anggota keluarga.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2025

ANALISIS RISIKO ERGONOMI PADA PEKERJA PEMBUAT IKAN ASAR DI DESA WAESILI KECAMATAN WAESAMA KABUPATEN BURU SELATAN TAHUN 2025

NURFINA DETEK | Pembimbing: Dr.Apt Lukman La Basy., S.Farm.,M.Sc & Dr. Nur Marasbessy, M.Kes

Masalah ergonomi kerja merupakan salah satu isu utama dalam kesehatan kerja yang dapat menimbulkan gangguan muskuloskeletal (MSDs) dan menurunkan produktivitas pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pembuat ikan asar di Desa Waesili Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja pembuat ikan asar di Desa Waesili sebanyak 30 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik total sampling. Pengukuran risiko ergonomi dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), sedangkan keluhan muskuloskeletal diidentifikasi dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja berada pada kategori risiko ergonomi sedang hingga tinggi, terutama pada aktivitas pembersihan, penjemuran, dan pengasaran ikan. Keluhan muskuloskeletal paling sering dirasakan pada bagian leher dan punggung, dengan tingkat keluhan sedang sebanyak 80% responden. Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal (p>0,05). Penelitian ini merekomendasikan perbaikan desain kerja serta edukasi ergonomi guna menurunkan risiko keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2022

PERILAKU WANITA PEKERJA SEKSUAL TIDAK LANGSUNG DALAM PENCEGAHAN IMS, DAN HIV/AIDS : STUDI KASUS DI DESA BATU MERAH KOTA AMBON

RUS SRIYANI | Pembimbing: Ns.Usman B. Ohorella, S.Kep.,M.Kep.,Sp.,KMB & Ns. La Rakhmat Wabula, S.Kep., M.Kep

Pendahuluan:Wanita Pekerja Seksual Tidak Langsung yaitu wanita yang beroperasi secara terselubung sebagai penjaja seks komersial, yang biasanya bekerja pada bidang- bidang pekerjaan tertentu atau mempunyai pekerjaan utama lain dan secara tidak langsung menjajakan seks di tempat-tempat hiburan seperti bar / karaoke. Mereka termasuk dalam kelompok resiko tinggi dalam penyebaran kasus IMS dan HIV&AIDS. Tujuan: penelitian adalah mengeksprolasi perilaku Wanita Pekerja Seksual Tidak Langsung dalam pencegahan IMS, HIV dan AIDS : Studi Kasus Di Desa Batu Merah Kota Ambon. Metode:Penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah Wanita pekerja seksual tidak langsung di Desa Batu Merah Kota Ambon, sejumlah tujuh orang partisipan, dengan pendekatan purpose sampling. Analisa data menggunakan analisis tematik.Hasil:penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar WPS tidak langsung mengakui bahwa mereka termaksud dalam kelompok resiko tinggi akan tetapi pengetahuan dan praktik mereka terhadap upaya pencegahan IMS dan HIV/AIDS masih kurang. Walaupun mereka setuju dalam pemakaian kondom sebagai upaya pencegahan yang baik akan tetapi dalam prakteknya dalam beraktivitas seksual tidak selalu kondom yang mereka gunakan.Kesimpulan:Darihasil tematik penelitian ini terdiri dari 4 tema utama yaitu:Karakteristik WPS tidak langsung, Riwayat WPS tidak langsung, pencegahan WPS tidak langsung, dan pengetahuan WPS tidak langsung. Kata kunci: Perilaku Wanita pekerja seksual, pencegahan IMS, HIV/AIDS

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2024

HUBUNGAN TEMAN SEBAYA DAN GAYA PACARAN DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DI MA Ar-Rahman LIMBORO KEC. HUAMUAL KAB. SERAM BAGIAN BARAT

ATRINA RAJAK | Pembimbing: Mariene Wiwin Dolang, SKM., M.Kes & Ira Deseilla Pawa, SKM., M.PH.

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis, maupun intelektual. Sifat khas remaja yang memiliki rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung risiko tanpa pertimbangan yang matang. Salah satu permasalahan yang terjadi pada masa remaja adalah perilaku seks pranikah. Perilaku seksual pranikah merupakan salah satu akibat dari pergaulan bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan teman sebaya dan gaya pacaran dengan perilaku seks pranikah pada remaja di MA Ar-Rahaman Limboro Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional desain. Teknik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Analisa data dengan menggunakan uji chis-quare. Hasil penelitian berdasarkan uji statistic chis-quare didapatkan nilai signifikan p value = 0,000, dimana nilai a < 0,05. Sehingga Ha diterima, berarti ada hubungan yang signifikan antara Teman Sebaya dan Gaya Pacaran dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di MA Ar-Rahman Limboro Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2024.Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan Teman Sebaya dan Gaya Pacaran dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di MA Ar-Rahman Limboro Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2024 dengan nilai p value = 0,000

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

STUDI KASUS PENYIMPANAN LEAD APRON PADA INSTALASI RADIOLOGI RUMKIT TK. II. PROF. DR. J. A. LATUMETEN

INDRI AYU HAPSARI | Pembimbing: Rini Hatma Rusli S.ST.,M.ADM.Kes & Miranda Waas, Spd.,M.Pd

Lead aprons are equipment used as a protective material against x-ray radiation. This function is demonstrated by their absorption capacity for x-ray radiation. The lead aprons at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten were stored by being hung, while others were placed on flat surfaces. The last time these lead aprons were tested was in 2023. The purpose of this study is to determine the storage methods and the feasibility of the lead aprons at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten. The method used in this research was observation of lead apron storage to determine the correct storage procedure. Then, the lead aprons were tested to check for any leaks, which would indicate their feasibility. Furthermore, interviews were conducted to address the issues in depth. The data was then analyzed in a narrative form and verified based on the established theoretical framework to draw conclusions. The results of the lead apron testing conducted at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten showed no leaks in the four quadrants of the lead aprons. The level of flatness of the lead apron's internal components could be observed during each radiology examination procedure. It is recommended that the storage of lead aprons at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten be given more attention, especially the storage method. For example, they should not be hung. Instead, they should be placed in special cabinets or racks, with each apron stored horizontally and separately to prevent damage and a decrease in their function as a radiation protection tool

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2024

HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TB (TUBERKULOSIS) PARU DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TB (TUBERKULOSIS) PARU DI BALAI KSESEHATAN PARU MASYARAKAT PROVINSI MALUKU TAHUN 2024

MUKMINA FAIZIAH HAFIR | Pembimbing: (Epi Dusra, S.KM., M.Kes) & (Febby Sonya Matulessy, S.E., M.Si)

Tuberkulosis (TB) Paru adalah penyakit infeksius, yang terutama menyerang penyakit parenkim paru. Tuberkulosis (TBC) Paru merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian Nama Tuberkulosis berasal dari tuberkel yang berarti tonjolan kecil dan keras yang terbentuk waktu sistem kekebalan membangun tembok mengelilingi bakteri dalam paru. Tb paru ini bersifat menahun dan secara khas ditandai oleh pembentukan granuloma dan menimbulkan nekrosis jaringan. TB paru dapat menular melalui udara, waktu seseorang dengan TB aktif pada paru batuk, bersin atau bicara. TB paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, yang mengeluarkan bakteri tersebut ke udara misalnya melalui batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai Hubungan Pengetahuan Pasien Tuberkulosis (TB) Paru Dengan Upaya Pencegahan Penularan Tuberkulosis (TB) Paru Di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Provinsi MalukuTahun 2024. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectionalt eksidental . Sampel pada penelitian ini terdiri dari 25 orang teknik aksidental (accidental). Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan SPSS, menggunakan uji chi square dengan didapatkan nilai signifikan pvalue=0,005 dimana nilai α<0,05. Sehingga Ha diterima). Hasil penelitian ini di ketahui p value= 1,000 dengan (α>0,05), berarti tidak ada Hubungan antara Pengetahuan Pasien Tb Paru Dengan Upaya Pencegahan penularan TB Paru Di Balai Kesehatan paru Masyarakat Provinsi Maluku Tahun 2024.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2022

GAMBARAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TIAKUR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA

BRIYAN FERNANDO NAHAKLEKY | Pembimbing: Ns. Dan Tandi, S. Kep., M. Kep & 5. Ns. Hasna Tunny, S. Kep., M. Kep

Gambaran Kelengkapan Dokumentasi Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya Briyan Fernando Nahakleky1, Dan Tandi2, Hasna Tunny2 Email: iyanofernando@gmail.com 1Mahasiswa Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada 2Dosen Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada 3Dosen Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada Pendahuluan: Dokumentasi keperawatan merupakan bukti tertulis bagi seorang perawat dalam melakukan tugas serta tanggung jawabnya sebagai pemberi asuhan keperawatan kepada pasien. Apabila dokumentasi keperawatan tidak didokumentasikan dengan lengkap, maka akan mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif untuk melihat gambaran dokumentasi keperawatan dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rekam medik pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya dari bulan januari sampai bulan april 2022 sebanyak 340 berkas rekam medis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 77 berkas rekam medis. Teknik sampling yang di gunakan pada penelitian ini adalah proponate random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan dokumentasi keperawatan pengkajian sebesar 89.6%, diagnosa 9.1%, perencanaan 5.2%, pelaksanaan 100%, evaluasi 80.5% sedangkan presentase kelengkapan dokumentasi keperawatan secara keseluruhan sebesar 56.9%. Kesimpulan: Kelengkapan dokumentasi keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur masih belum memenuhi standar. Saran: Perlu ditingkatkan lagi melalui pelatihan serta sosialisasi tentang dokumentasi asuhan keperawatan. Kata Kunci: Dokumentasi Keperawatan, RSUD Tiakur

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak