Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
KTI D3 Radiologi 2025

GAMBARAN PERSEPSI PETUGAS RADIOLOGI DENGAN KEPATUHAN PENERAPAN PROTEKSI RADIASI DI RS BHAYANGKARA TK III AMBON

ANTI FITRI KIRANA MAHARAJA | Pembimbing: Ibu Ira Sandi Tunny, S.Si.,M.Kes & Akmadi,S.,ST (UGS).,M.Si

Latar Belakang Radiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang proses pembuatan gambar dan organ tubuh manusia dengan menggunakan radiasi sinar- X sebagai sumber pencatat gambar. Ilmu radiologi memiliki peranan yang sangat penting dalam bidang kedokteran dan peranan penting dalam bidang pelayanan kesehatan. Hasil gambaran radiografi akan sangat membantu dalam hal mendiagnosa suatu penyakit yang diderita oleh manusia sehingga dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat. Tujuan penelitan yaitu untuk mengetahui Gambaran persepsi petugas radiologi dengan kepatuhan penerapan proteksi radiasi di RS Bhayangkara TK III Ambon. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jumlah sampel 3 orang radiografer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa petugas radiologi dalam penelitian ini belum memiliki pemahaman yang tepat mengenai proteksi radiasi, Persepsi yang salah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya pelatihan khusus proteksi radiasi, minimnya sosialisasi mengenai standar keselamatan kerja maupun, kurangnya pengalaman dalam prosedur proteksi radiasi sehari-hari. Pesentase xii responden dengan persepsi benar hanya mencapai (33,3%) menggambarkan bahwa tingkat kesadaran dan penegetahuan Sebagian besar petuas masih rendah. Kesimpulan Hal ini berpotensi mempengaruhi persepsi petugas radiologi dengan kepatuhan penerapan proteksi radiasi di tempat kerja. Dengan demikian, diperlukan adanya upaya peningkatan edukasi dan pelatihan secara rutin mengenai protkesi radiasi, agar penegathuan dan persepsi petugas semakin baik. Persepsi yang benar sangat penting karna berdampak pada sikap dan Tindakan nyata dalam melaksanakan prosedur keselamatan radiasi. Kata Kunci: Persepsi, Pengetahuan, Proteksi Radiasi

Restricted (Sivitas)
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN EVALUASI MUTU FISIK SEDIAAN MASKER Peel Off EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajavaL.)

WA ODE IMAS KAPOTA | Pembimbing: Apt. Pia B Batmomolin,S.Si.,M.Biomed & Ns.Siti Rochmaedah.,S.Kep.,M.Kep

Masker peel off merupakan jenis masker yang dalam penggunaannya adalah yang paling praktis. Karena lebih mudah dilepas atau diangkat setelah masker kering. Masker ini cukup efektif dalam mengangkat sel kulit mati, komedo, kotoran kulit, memperbaiki warna dan tekstur kulit. Masker peel off juga dapat melembapkan kulit wajah daripada masker biasa. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan salah satu tumbuhan herbal yang memiliki beragam fungsi. Daun jambu biji memiliki kandungan senyawa kimia yang dapat berperan melindung kulit dari kerusakan, memperlambat proses penuaan, dan membantu mencegah keriput antara lain flavonoid, vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) dapat diformulasikan menjadi masker peel off yang baik dan stabil. Jenis penelitian adalah Experimental Laboratary. Metode yang digunakan adalah maserasi ekstrak dengan menggunakan etanol 70% sebaanyak 2 liter, rancangan formulasi sediaan masker peel off menggunakan tiga formulasi dengan perbedaan konsentrasi zat aktif ekstrak etanol daun jambu biji FI (10%), FII 15 (15%) dan FIII (20%). Evaluasi sediaan masker peel off meliputi pengujian organoleptik, uji ph, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji waktu kering. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol daun jambu biji mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin dan flavonoid yang diformulasikan menjadi sedian masker peel off dengan perbedaan konsentrasi zat aktif ekstrak etanol daun jambu biji FI (10%), FII (15%) dan FIII (20%) dengan bentuk sediaan semi padat dan homogen, serta memiliki daya lekat, daya sebar dan waktu kering yang baik dengan nilai Ph yang baik. Kata kunci : Daun Jambu Biji, Masker Peel Off, Experimental Laboratary

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2004

UJI AKTIVITAS ANTI JAMUR EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP JAMUR Trichophyton mentagrophytes

TRISNO RUMUAR | Pembimbing: Apt. Micie Elsye Sariwating, S.Si., M.Fram & Amelia Niwele, S.Pd., MPd

Kulit buah manggis merupakan salah satunya tanaman yang berpotensi memiliki berbagai manfaat sebagai obat-obatan berbahan alam. Kulit buah manggis atau disebut dengan (Garcinia Mangostan L) ini dikemukakan oleh para peneliti, bahwa kulit buah manggis mimiliki manfaat sebagai, antiinflamsi, antibakteri, antijamur, antidiabetes dan juga sebagai antioksidan. Tujuan peneliti adalah Untuk mengetahui ektrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dapat dijadikan sebagai pengobatan herbal terhadap jamur Tricophyton mentagrophyte, yang dilakukan dengan menggunakan metode difusi sumuran. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental di laboratorium (laboratory experiment). Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu kulit buah manggis (Garcinia Mangostan L.) sebanyak 500 gram yang yang diperoleh dari Negeri Mamala, Kabupaten Maluku Tengah, Kecamatan Lehitu Barat. Penelitian ini dilakukan skrining fitokimia dan uji aktivitas antijamur ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstraksi dilakukan dengan menggunkan metode maserasi. Pengujian aktivitas antijamur menggunakan difusi sumuran dengan menggunakan 3 variasi konsentrasi. Hasil penelitian uji senyawa metabolit sekunder mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, flavanoid, terpenoid dan fenol. Uji aktivitas antijamur diperoleh diameter zona hambat terhadap pertumbuhan jamur Tricophyton mentagrophytes untuk konsentrasi 15% diameter zona hambat zona hambat yang dihasilkan sebesar 10,2 mm, konsetrasi 30% dengan diameter zona hambat sebesar 10,3 mm dan konsentrasi 45% 10,2% mm. Kesimpulan untuk pengujian aktivitas zona hambat terbesar adalah pada konsentrasi 45% diameter zona hambatnya 10,2 mm dengan kategori kuat (sensitif). Kata Kunci: Kulit buah manggis, Jamur Tricophyton mentagrophyte, Antijamur

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

TATALAKSANA TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI THORAX DENGAN KLINIS TUBERCULOSIS (TB) PARU DI INSTALASI RADIOLOGI RSU AL-FATAH AMBON

ANNA YUNI LA ABIDIN | Pembimbing: Ibu Rini Hatma Rusli S.ST., M.ADM.Kes & Ibu Miranda Waas,Spd.,M.Pd

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pasien kooperatif digunakan proyeksi PA erect, sedangkan pada pasien non-kooperatif digunakan proyeksi AP. Hasil radiograf pasien kooperatif memperlihatkan perbaikan kondisi TB paru setelah terapi, sementara pasien non-kooperatif menunjukkan gambaran bronkopneumonia dengan dugaan TB aktif. Dari wawancara juga diketahui adanya keterbatasan dalam penggunaan alat pelindung diri, di mana masker bedah ganda digunakan sebagai pengganti masker N95. Kesimpulannya, tatalaksana pemeriksaan radiografi thorax di RSU Al-Fatah Ambon umumnya sudah sesuai dengan prosedur standar, meskipun terdapat kendala pada pasien non-kooperatif dan aspek pencegahan infeksi yang masih perlu ditingkatkan. Kata kunci: Tuberkulosis paru, radiografi thorax, proyeksi PA, proyeksi AP, RSU Al-Fatah Ambon

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN UJI FISIK SEDIAAN MASKER GEL PEEL OFF PERASAN LIDAH BUAYA (Aloe vera )

TIARA A. BUTON | Pembimbing: Apt. Micie Elsye Sariwating, S.Si.,M.Farm & Nur Hasfiana Bakhtiar,S.Pd.,M.Si

Masker wajah gel peel off merupakan bentuk masker yang memiliki keunggulan mudah dilepas atau di angkat seperti membran elastis.pemakaian masker wajah gel peel off dapat memperbaiki dan merawat kulit wajah dari masalah keriput, penuaan, jerawat, dan dapat juga digunakan untuk mengecilkan pori. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman yang memiliki kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin E, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan yang dapat membantu tubuh melawan radikal bebas.Vitamin E memiliki banyak manfaat untuk kulit antara lain melindungi tubuh dan kulit dari berbagai kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, membantu melembabkan kulit,memperbaiki elastisitas kulit, dan mengurangi munculnya keriput. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perasan lidah buaya (Aloe vera.) dapat diformulasikan menjadi masker peel off yang baik dan stabil. Jenis penelitian adalah Eksperimen. Metode yang digunakan adalah perasan lidah buaya, rancangan formulasi sediaan masker peel off menggunakan tiga formulasi dengan variasi kosentrasi FI 5%, FII 10%, FIII 15%. Hasil penelitian menunjukan uji fisik sediaan masker peel off perasan lidah buaya meliputi pengujian organoleptik, uji homogenitas terdapat homogen pada FI, uji daya sebar semua konsentrasi sediaan memenuhi persyaratan daya sebar berkisar 5-7, uji pH menunjukan semua konsentrasi sediaan memenuhi persyaratan pH 5,6 dan uji waktu kering. pada kesimpulan perasan lidah buaya dapat di formulasikan dalam sediaan masker gel peel off dengan variasi kosentrasi 5%, 10%, dan 15%. Kata kunci : Masker gel peel off, perasan, lidah buaya

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI SEDIAAN TEH CELUP DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN KOMBINASI KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SEBAGAI MINUMAN HERBAL

SULFI WAGOLA | Pembimbing: Apt. Ira P Ely, S.Farm., M.Si & Miranda Waas, S.Pd., M.Pd

Teh celup merupakan teh yang berbentuk bubuk yang dikemas ke dalam kantong dengan tali atau tanpa tali maupun perekat untuk dicelup. Penggunaan kelor sebagai obat herbal alami yang sudah diklaim oleh banyak budaya dan komunitas berdasarkan pengalaman kehidupan nyata sekarang mulai perlahan dikonfirmasi oleh sains. Kayu manis adalah tanaman yang diketahui mempunyai khasiat sebagai obat. Penelitian ini bertujuan memformulasi sediaan teh celup daun kelor (Moringa oleifera) dengan kombinasi kayu manis (Cinnamomum burmannii), dan mengevaluasi sediaan teh celup. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penyiapan bahan, maserasi bahan, rancangan formulasi sediaan teh celup daun kelor (Moringa oleifera) dengan kombinasi kayu manis (Cinnamomum burmannii) menggunakan empat formulasi berbeda dengan perbandingan konsentrasi dimana F1 (100%:0%), F2 (75%:25%), F3 (50%:50%), F4 (25%:75%). Hasil penelitian menunjukan maserasi daun kelor (Moringa oleifera) terdapat senyawa alkaloid, flavonioid, tanin, saponin. Sedangkan pada kayu manis (Cinnamomum burmannii) terdapat senyawa metabolit flavonioid, tanin, saponin. Hasil uji organoleptik F1, F2, F3 dan F4 memiliki warna hijau kekuningan sangat cerah sampai dengan merah kekuningan, memiliki bau dan rasa khas teh hijau, Untuk hasil uji pH teh celup yang memenuhi persyaratan pH (3-8). Hasil uji hedonik sediaan teh celup daun kelor (Moringa oleifera) dengan kombinasi kayu manis (Cinnamomum burmannii) untuk kategori warna panelis suka pada F4, untuk kategori rasa panelis sangat suka pada F3 dan untuk kategori bau panelis sangat suka pada F4. Kata kunci : Daun kelor , Kayu manis, Teh celup.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA UNTUK IDENTIFIKASIFORMALINPADAIKANASIN YANGBEREDARDIBEBERAPALOKASI DI KOTA AMBON

SRI SUBAKTI AGUSTINA | Pembimbing: Apt. Aulia Debby Pelu, S. Farm.,M. Si & . Apt. Marisa A. Ibrahim, S. Farm., M. Farm. Klin

Ikan asin adalah makanan yang populer di kalangan masyarakat, sehingga produsen makanan sering mengakali ikan asin yang mereka jual agar dapat bertahan lama dengan menambahkan bahan pengawet seperti formalin. Pengujian kandungan formalin pada makanan dapat dilakukan dengan menggunakan bahan alami yang mengandung antosianin, seperti kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuktikan kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dapat mendeteksi keberadaan formalin di dalam ikan asin yang diambil dari beberapa pasar tradisional di kota ambon. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Metode: penelitian ini menggunakan metode identifikasi kualitatif sederhana dengan menggunakan 2 metode pengujian yaitu filtrat kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan kit formalin merk ET sebagai pembanding. Sampel diambil secara acak sebanyak 4 sampel dari tempat yang berbeda. Dari hasil uji coba menunjukkan 2 dari 4 sampel yang dijual pedagang di pasar tradisional mengandung formalin, adanya formalin pada ikan asin terindikasi dengan perubahan warna menjadi lebih pekat . Kata Kunci : Ikan Asin, Formalin, Kulit Buah Naga

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUSA(Passiflora foetida L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia colli DENGAN METOD

SITTI KHAJIJA RUMOGA | Pembimbing: Apt. Alice M.CL Luhulima S.SI.M.,Farm & Iswandi Fataruba S.KM.,M.Kes

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat. Sejak ribuan tahun yang lalu, obat-obatan tradisional telah banyak digunakan dan menjadi budaya di Indonesia dalam bentuk ramuan jamu. Obatobatan tradisional tersebut digunakan dalam fase penyembuhan. Daun Rambusa (Passiflora foetida L.) dapat dijadikan alternatif dalam pengobatan penyakit radang sendi (rematik), sakit perut, diare dan peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas daya hambat esktrak etanol daun rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap bakteri Escherichia colli. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi sumuran penelitian ini menggunakan konsentrasi 30%, 40%, 50%. Kontrol (+) cotrimoxazole, control negative (-) aquades. Hasil uji skrining yang dilkaukan terdapat beberapa senyawa metabolit sekunder yaitu, flavonoid, alkaloid, saponin, tannin dan steroid. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap bakteri Escherichia colli dengan metode difusi sumuran di dapat rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 30% sebesar 9,36 mm, konsentrasi 40% sebesar 9,36 mm, konsentrasi 50% sebesar 9,7 mm dan untuk control (+) pembanding antibiotic cotrimoxazole diameter zona hambatnya sebesar 19,56 mm dan untuk pembanding negative aquades (-) tidak memiliki zona hambat 0 mm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun rambusa (Passiflora foetida L.) memiliki aktivitas antibakteri Escherichia colli. Kata kunci: Daun rambusa, Passiflora foetida L, Antibakteri, Escherichia colli

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

PERBANDINGAN UJI AKTIVITAS DAYA HAMBAT INFUSA DAN SEDUHAN BUNGA KERTAS (Bougenville glabra) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli

SANDRAWATI KELEDAR | Pembimbing: Apt. Micie Elsye Sariwating, S.Si, M.Farm., & Amelia Niwele, S.Pd., M.Pd.,

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat. Salah satu tanaman dapat dimanfaatkan bagi kesehatan seperti atihiperglikemik, desinfektan, diare, obat batuk dan tenggorokan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah infusa dan seduhan bunga kertas (Bougainvillea glabra) memiliki senyawa metabolit sekunder, dan dapat menghambat baketri Escherichi coli. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan metode difusi sumuran. Penelitian ini menggunakan infusa dan seduhan, mulai dari 3 mL, 6 mL, 9 mL, 12 ml kontrol positif (+) antibiotik cotrimoxazole, kontrol negatif (-) aquadest. Hasil uji metabolit sekunder yang dilakukan terhadap infusa dan seduhan bunga kertas (Bougainvillea glabra) mengandung senyawa tanin, flavonoid, alkaloid, saponin, Hasil pengamatan aktivitas antibakteri infusa dan seduhan bunga kertas (Bougainvillea glabra) terhadap bakteri Escherichia coli dengan rata-rata diameter zona hambat dari 3 mL infusa dan seduhan diameter (9,2 mm), 6 mL dari infusa dan seduhan diameter (9,2 mm), 9 mL dari infusa dan seduhan diameter (9,3 mm), dan 12 mL dari rata-rata infusa diameter (9,8 mm) dan seduhan diameter (9,4 mm) untuk kontrol pembanding positif cotrimoxazole diameter zona hambatnya sebesar (39,96mm) dan kontrol positif aquadest tidak memiliki zona hambat pertumbuhan bakteri. Dapat disimpulkan bahwa infusa, seduhan bunga kertas (Bougenville glabra) memiliki aktivitas daya hambat bakteri Escherichia coli dengan katagori sedang. Kata kunci : Bunga Kertas (Bougenville glabra), Infusa, Seduhan, Antibakteri

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OSSA MANUS DENGAN KLINIS FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT TK II PROF DR. J. A. LATUMETEN AMBON

MENTARI KAIMUDIN | Pembimbing: Ira Sandi Tunny, S.Si., M. Kes & Akhmadi S. ST., M. Sc

Latar Belakang & Tujuan Penelitian : Pemeriksaan Ossa Manus yang dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK II prof dr. J. A. Latumeten Ambon merupakan pemeriksaan menggunaakan sinar x untuk mendiagnosa fraktur Pada Ossa Manus, sesuai dengan pengambilan data awal yang di lakukan oleh penelitian di rumah sakit pada pemeriksaan Ossa Manus pada tahun 2024 tercatat 263 kasus fraktur pada manus dan pada tahun 2025 dari bulan Januari sampai April tercatat 21 kasus fraktur. Menurut (lampignano & kendrick 2018) pemeriksaan ossa manus dengan klinis fraktur menggunakan proyeksi Posteror Anterior (PA) dan Oblique dansesuai dengan Standar Operasi Pemeriksaan (SOP) di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK II Prod dr. J. A. Latumeten Ambon. Tujuan untuk mengetahui penatalaksanaan pemeriksaan radiografi Ossa Manus dengan klinis Fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK II Prof dr. J.A. Latumeten Ambon, untuk mengidentifikasi pemeriksaan radiogrfi Ossa Manus dengan dengan klinis Fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK II Prof. dr. J.A. Latumeten Ambon. Metode : Penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan tentang penatalaksanaan pemeriksaan ossa manus dengan klinis fraktur manus di instalasi radiologi rumah sakit TK II prof dr. J.A latumeten Ambon dengan pendekatan studi kasus dimana peneliti melakukan wawancara, dokumentasi, observasi langsung dengan pasien yang mengalami fraktur Hasil : Dalam penelitian ini pemeriksan radiografi ossa manus menggunkan proyeksi postero anterio PA dan oblique sesuai dengan standar operasi pemeriksaan SOP di instalasi radiologi rumah sakit TK II prof dr. j a. latumeten Ambon, dari hasil pemeriksaan terdapat fraktur pada manus digiti I. Kata Kunci : Ossa Manus, Fraktur, Postero Anterior, Oblique, Radiologi

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak