Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi
berbagai macam obat. Salah satu tanaman dapat dimanfaatkan bagi kesehatan seperti
atihiperglikemik, desinfektan, diare, obat batuk dan tenggorokan. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui apakah infusa dan seduhan bunga kertas (Bougainvillea glabra) memiliki senyawa
metabolit sekunder, dan dapat menghambat baketri Escherichi coli. Jenis penelitian ini
menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan metode difusi sumuran. Penelitian ini
menggunakan infusa dan seduhan, mulai dari 3 mL, 6 mL, 9 mL, 12 ml kontrol positif (+)
antibiotik cotrimoxazole, kontrol negatif (-) aquadest. Hasil uji metabolit sekunder yang
dilakukan terhadap infusa dan seduhan bunga kertas (Bougainvillea glabra) mengandung senyawa
tanin, flavonoid, alkaloid, saponin, Hasil pengamatan aktivitas antibakteri infusa dan seduhan
bunga kertas (Bougainvillea glabra) terhadap bakteri Escherichia coli dengan rata-rata diameter
zona hambat dari 3 mL infusa dan seduhan diameter (9,2 mm), 6 mL dari infusa dan seduhan
diameter (9,2 mm), 9 mL dari infusa dan seduhan diameter (9,3 mm), dan 12 mL dari rata-rata
infusa diameter (9,8 mm) dan seduhan diameter (9,4 mm) untuk kontrol pembanding positif
cotrimoxazole diameter zona hambatnya sebesar (39,96mm) dan kontrol positif aquadest tidak
memiliki zona hambat pertumbuhan bakteri. Dapat disimpulkan bahwa infusa, seduhan bunga
kertas (Bougenville glabra) memiliki aktivitas daya hambat bakteri Escherichia coli dengan
katagori sedang.
Kata kunci : Bunga Kertas (Bougenville glabra), Infusa, Seduhan, Antibakteri
Kata Kunci (Keywords):
Bunga Kertas (Bougenville glabra)InfusaSeduhanAntibakteri