Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata Duch) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonela typhi DENGAN METODE DIFUSI SUMURAN

JOICE M AMELAMAN | Pembimbing: Apt. Pia Bataif Batmomolin, S.Si., M & . Amelia Niwele, S.Pd., M.Pd

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daging Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi Dengan Menggunakan Metode Difusi Sumuran Joice M Amelaman Labu Kuning adalah salah satu bahan makanan yang sering digunakan oleh masyarakat indonesia sebagai makanan tradisional. Daging buah labu kuning diketahui mengandung flavonoid, alkaloid, dan saponin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Salmonella typhi dikenal sebagai bakteri yang sering dikaitkan dengan penyakit infeksi sistemik yang disebut demam tifoid. Bakteri berbentuk batang dengan alat gerak berupa flagel peritrik dan digolongkan dalam gram negative tanpa spora. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek dari ekstrak Daging buah labu kuning yang dilarutkan dengan menggunakan etanol 70% terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan pengujian dengan beberapa reagen warna untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode maserasi untuk uji kandungan senyawa metabolit sekunder dan metode difusi sumuran untuk uji aktivitas antibakteri dengan menggukanan konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Kontrol positif (+) antibiotik Kloramfenikol, kontrol negatif(-) aquadest. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada uji skrining fitokimia terdapat kandungan senyawa metabolit sekunder pada daging buah labu kuning dan hasil dari penelitian yang dilakukan pada uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daging buah labu kuning terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi yaitu terdapat aktivitas antibakteri dengan daya hambat pada konsentrasi 10% sebesar 9,9 mm, konsentrasi 15% sebesar 6,7 mm dan konsentrasi 20% sebesar 10,3 mm. Sedangkan pada kontrol pembanding yakni kloramfenikol sebesar 20,8 mm dan untuk kontrol negatifnya yakni aquadest tidak terdapat zona hambat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daging buah labu kuning (Cucurbita moschata Duch) menunjukan daya hambat sedang hingga kuat. Kata kunci : Daging buah labu kuning (Cucurbita moschata Duch), Salmonella typhi, difusi sumuran

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

PERBANDINGAN KUALITAS CITRA RADIOGRAFI PEMERIKSAAN THORAX TUBERKULOSIS PARU SEBELUM DAN SESUDAH PENGOBATAN DI INSTALASI RADIOLOGI RUMKIT TK II PROF Dr.J.A LATUMETEN

ASTRINA UMAHUK | Pembimbing: Maritje S J Malisngorar, S.Si.,M.Sc & Amelia Niwela, S.Pd.,M.Pd

Latar Belakang Tuberkulosis paru merupakan jenis TB yang paling umum dan bersifat menular melalui udara. Radiologi merupakan salah satu instalasi penunjang di rumah sakit yang berguna untuk menegakkan diagnosa dan terapi suatu penyakit. tujuan dari penelitian ini untuk melihat perbandingan kualitas citra radiografi thorax sebelum dan sesudah pengobatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif studi eksperimen melalui pembagian kuisioner, guna mencapai tujuan penelitian. Penelitian dilakukan di instalasi radiologi RUMKIT II Prof dr. J.A Latumeten pada bulan juli – Agustus tahun 2025. Analisa yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitas citra yang di dapatkan hasil radiograf thorax TB paru sebelum dan sesudah pengobatan. Nilai rata-rata diolah dengan analisa deskriptif, dengan Kuisioner yang digunakan diuji dengan uji wilcoxon dapat dikatakan adanya pengaruh pada kualitas citra noise,artevak dan lesiTB. Dari hasil penelitian kualitas citra densitas, kontras, ketajaman, anatomi tidak ada perbedaan signifikan sedangkan noise, artevak, lesi TB ada perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. kualitas citra radiograf pada pemeriksaan thorax tuberkulosis paru sebelum dan sesudah pengobatan, dari hasil perhitungan menggunakan SPSS mendapatkan nilai signifikan 0,001 dan 0,015 kualitas citra thorax sebelum dan sesudah pengobatan mendapatkan hasil yang optimal. Kesimpulan kualitas citra radiografi pemeriksaan thorax TB paru sebelum dan sesudah pengobatan dapat disimpulkan bahwa densitas, kontras, ketajaman, anatomi tidak ada perbedaan signifikan sedangkan noise,artevak,lesiTB ada perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Kata Kunci : Kualitas Citra Radiografi thorax

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BUNGA PALA (Myristica fragrans Houtt.) DARI DESA MORELA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN METODE SUMURAN

IRNA LALENGA | Pembimbing: Apt. Pia Batmomolin, S. Si., M & Amelia Niwele, S. Pd., M. Pd

Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Bunga Pala (Myristica fragrans Houtt.) Dari Desa Morela Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Dengan Metode Sumuran Irna Lalenga1 , Pia Bataif Batmomolin2 , Amelia Niwele3 Tumbuhan Pala (Myristica fragrans Houtt.) merupakan tumbuhan asli Indonesia yang berasal dari Kepulauan Maluku. Buah pala (Myristica fragrans Houtt.) terdiri dari atas beberapa bagian, yaitu daging buah, biji dan fuli. Bagian dalam yang dilindungi cangkang ialah Biji Pala, sedangkan Fuli adalah bagian yang menyelimuti biji pala tersebut. Fuli dan biji memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai rempah-rempah, minyak, serta daging buahnya yang biasanya diolah menjadi manisan pala. Bunga pala atau Fuli pala merupakan bagian dari tanaman pala yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional serta berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit bunga pala (Myristica fragrans Houtt.) dan untuk mengetahui daya hambat bunga pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode sumuran. Penelitian ini menggunakan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Kontrol positif antibiotik kloramfenikol dan kontrol negatif aquadest. Pengamatan uji skrining yang dilakukan dapat diketahui memiliki beberapa senyawa metabolit sekunder yaitu, alkaloid, flavonoid dan steroid. Hasil pengujian daya hambat ekstrak etanol bunga pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus telah dilakukan dapat diketahui 0,00 mm tidak adanya zona hambat pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Sedangkan untuk kontrol pembanding yaitu kontrol negatif 0,00 mm dan kontrol positif 19 mm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bunga pala (Myristica fragrans Houtt.) tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kata Kunci : Myristica fragrans Houtt., Daya Hambat, Staphylococcus aureus.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

STUDI PERBANDINGAN KUALITAS RADIOGRAFI CERVICAL MENGGUNAKAN PROYEKSI AP AXIAL POSISI SUPINE DAN ERECT DI LABORATORIUM RADIOLOGI STIKES MALUKU HUSADA

WA ODE JULIYANTI | Pembimbing: Maritje S J Malisngorar, S.Si.,M.Sc & Miranda Waas, S.Pd., M.Pd

Latar belakang Radiografi panoramik merupakan pemeriksaan pencitraan ekstraoral yang digunakan untuk menampilkan keseluruhan rahang atas, rahang bawah, serta struktur sekitarnya dalam satu citra radiograf. Pemeriksaan ini sering dilakukan untuk mendeteksi berbagai kelainan gigi dan mulut, termasuk klinis impaksi gigi, yaitu kondisi di mana gigi gagal erupsi ke posisi normal akibat keterbatasan ruang atau gangguan pertumbuhan rahang. Pemeriksaan panoramik penting karena mampu menilai arah tumbuh, kedalaman, dan hubungan anatomi gigi impaksi dengan struktur di sekitarnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan pemeriksaan radiografi panoramik dengan klinis impaksi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara TK III. Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara terhadap tiga radiografer dan satu dokter radiologi, serta dokumentasi hasil radiografi dari lima pasien dengan diagnosis impaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan radiografi panoramik telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mencakup persiapan alat, pengisian data pasien, pelepasan benda logam, dan memposisikan pasien menggunakan bite block serta head support. Pada pemeriksaan ini pasien tidak menggunakan apron pelindung, namun prinsip proteksi radiasi tetap diterapkan, yaitu menjaga jarak aman dan posisi operator di balik dinding pelindung timbal. Evaluasi citra menunjukkan hasil diagnostik yang baik, dengan anatomi simetris, densitas merata, dan tanpa artefak. Kesimpulan bahwa pemeriksaan radiografi panoramik dengan klinis impaksi di RS Bhayangkara TK III Ambon telah dilaksanakan dengan baik dan menghasilkan citra yang layak untuk mendukung diagnosis radiologi. Kata kunci : radiografi panoramic, impaksi gigi, prosedur pemeriksaan

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN FACE MIST YANG MENGANDUNG EKSTRAK UMBI WORTEL (Daucus carota L.) KOMBINASI EKSTRAK DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum

INTAN PUSPITASARI ACEH | Pembimbing: 5. Apt. Pia Bataif Batmomolin, S.Si., M. & Amelia Niwele, S.Pd.,M.Pd

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN FACE MIST YANG MENGANDUNG EKSTRAK UMBI WORTEL (Daucus carota L.) KOMBINASI EKSTRAK DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) Intan Puspitasari Aceh1 , Pia Bataif Batmomolin2 , Amelia Niwele3 Umbi wortel merupakan sumber antioksidan alami yang efektif untuk kesehatan kulit. Umbi wortel mengandung vitamin A, C, dan K yang baik, dan betakaroten, yang membantu menghaluskan kulit, menjaga kelembapan, dan mencegah kerutan pada wajah. Selain umbi wortel, ada tanaman lain yaitu daun jambu air. Daun jambu air dapat digunakan untuk perawatan kulit, yaitu untuk mengencangkan kulit wajah. Senyawa metabolik sekunder yang terkandung dalam daun jambu air yaitu flavonoid, triterpenoid, fenolik, dan tanin yang mempunyai kemampuan sebagai antioksidan. Salah satu kosmetik untuk perawatan kulit wajah yaitu face mist, Face mist adalah sediaan kosmetik bersifat air yang mengandung bahan alami yang menyegarkan dan melembabkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan face mist yang mengandung ekstrak umbi wortel kombinasi ekstrak daun jambu air. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan membuat sediaan face mist yang dilanjutkan dengan uji evaluasi sediaan. Formulasi menggunakan 3 variasi konsentrasi. Hasil uji evaluasi menunjukkan sediaan face mist memenuhi uji evaluasi yaitu meliputi uji organoleptik, menghasilkan sediaan yang cair dengan bau khas ekstrak, dan menghasilkan warna coklat kekuningan, kuning kecoklatan, dan kuning, homogen, memiliki pH 5,memenuhi uji daya sebar semprot yaitu 5 dan 6, memiliki kondisi semprotan yang baik, dan memenuhi uji waktu kering yaitu kurang dari 5 menit. Kesimpulan menunjukkan bahwa ekstrak umbi wortel kombinasi ekstrak daun jambu air dapat diformulasikan menjadi sediaan face mist, pada F1, F2 dan F3 memenuhi uji evaluasi sediaan face mist. Dan pengujian iritasi sediaan face mist tidak menimbulkan iritasi. Kata kunci : Umbi Wortel, Daun Jambu Air, Face Mist

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

SITRA AMINARTI LATING

SITRA AMINARTI LATING | Pembimbing: Maritje S.J Malisngorar,S.Si., M.Sc & Iksan Soumena , S.KM.,M.K.M

Latar belakang Radiografi panoramik merupakan pemeriksaan pencitraan ekstraoral yang digunakan untuk menampilkan keseluruhan rahang atas, rahang bawah, serta struktur sekitarnya dalam satu citra radiograf. Pemeriksaan ini sering dilakukan untuk mendeteksi berbagai kelainan gigi dan mulut, termasuk klinis impaksi gigi, yaitu kondisi di mana gigi gagal erupsi ke posisi normal akibat keterbatasan ruang atau gangguan pertumbuhan rahang. Pemeriksaan panoramik penting karena mampu menilai arah tumbuh, kedalaman, dan hubungan anatomi gigi impaksi dengan struktur di sekitarnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan pemeriksaan radiografi panoramik dengan klinis impaksi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara TK III. Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara terhadap tiga radiografer dan satu dokter radiologi, serta dokumentasi hasil radiografi dari lima pasien dengan diagnosis impaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan radiografi panoramik telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mencakup persiapan alat, pengisian data pasien, pelepasan benda logam, dan memposisikan pasien menggunakan bite block serta head support. Pada pemeriksaan ini pasien tidak menggunakan apron pelindung, namun prinsip proteksi radiasi tetap diterapkan, yaitu menjaga jarak aman dan posisi operator di balik dinding pelindung timbal. Evaluasi citra menunjukkan hasil diagnostik yang baik, dengan anatomi simetris, densitas merata, dan tanpa artefak. Kesimpulan bahwa pemeriksaan radiografi panoramik dengan klinis impaksi di RS Bhayangkara TK III Ambon telah dilaksanakan dengan baik dan menghasilkan citra yang layak untuk mendukung diagnosis radiologi. Kata kunci : radiografi panoramic, impaksi gigi, prosedur pemeriksaan

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN GAYAM (Inocarpus fagifer) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli SECARA IN-VITRO

HIMIYATUL ISTYQOMA NAHUMARURY | Pembimbing: Apt.Djulfikri Mewar S.Farm.,M.Si & Cut Bidara P Umar,S.Farm.,M.Farm

Pendahuluan:Keanekaragaman hayati yang melimpah di indonesia merupakan potensi yang besar dalam penyediaan bahan baku obat tradisional. Obat tradisonal masi banyak yang belum di manfaatkan secara maksimal salah satunya adalah gayam (Inocarpus fagifer). pemanfaatan gayam masi terbatas karena masyarakat masi memilih memanfaatkan jenis lain yang bernilai ekonomis tinggi selain dapat dikonsumsi. Tujuan:untuk mengetahui kandungan senyawa yang terkandung pada daun gayam (Inocarpus fagifer) yang dapat berfungsi sebagai antibakteri dan mengetahui aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Metode:metode yang digunakan yaitu metode difusi sumuran dan untuk mengetahui ekstrak metanaol daun gayam (Inocarpus fagifer) dengan konsentrasi 20%,40%,60%. Hasil:Berdasarkan hasil skrining fitokimia ekstrak metanol daun gayam (Inocarpus fagifer) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, terpenoid, dan tanin. Setelah uji skrining fitokimia, dilanjutkan dengan uji aktivitas antibakteri. pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan beberapa konsentrasi yaitu 20%,40%,60%. Tujuan digunakan tiga varian konsentrasi ini untuk mengetahui berapakah ekstrak yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli kontrol pembanding yang digunakan adalah kontrol negatifnya menggunakan aquades. Diameter zona hambat yang terbentuk dimulai dari konsentrasi 20% memiliki daya hambat 2,67 mm konsentrasi 40% memiliki daya hambat pertumbuhan bakteri sebesar 10,3 mm dan pada konsentrasi 60% memiliki daya hambat pertumbuhan bakteri sebesar 9,33 mm. Sedangkan perlakuan kontrol positif yang berisi antibiotik cotrimoxazole memiliki daya hambat yang terbentuk yaitu sebesar 15,43 mm dan untuk kontrol negatifnya tidak terdapat zona hambat. Kesimpulan:ekstrak metanol daun gayam (Inocarpus fagifer) memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, terpenoid,dan tanin. Kata kunci : Gayam (Inocarpus fagifer), Escherichia coli, Antibakteri

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI THORAX DENGAN KASUS FRAKTUR CLAVICULA PADA BAYI DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD MASOHI

ASLAN ODE NUMA | Pembimbing: Maritje S.J. Malisngorar S.Si.,M.Sc & Miranda Waas, S.Pd.,M.Pd

Latar belakang Fraktur clavicula pada bayi merupakan cedera yang umum terjadi, terutama pada bayi yang baru lahir atau bayi yang berusia beberapa bulan. Fraktur clavicula dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti trauma persalinan, jatuh, atau kecelakaan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui penatalaksanaan pemeriksaan radiografi thorax dengan kasus fraktur clavicula pada bayi di Instalasi Radiologi RSUD Masohi. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yakni Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Radiologi RSUD Masohi pada bulan juli-agustus 2025. Hasil Prosedur Pemeriksaan Radiografi Thorax Pada Kasus Fraktur Clavicula pada bayi di Instalasi Radiologi RSUD Masohi. Pasien diinstruksikan untuk melepaskan perhiasan dan benda-benda lainnya yang dapat menggangu hasil pemeriksaan. teknik pemeriksaan thorax dilakukan menggunakan proyeksi Anteroposterior (AP). Kesimpulan Untuk mengetahui penatalaksanaan pemeriksaan radiografi thorax dengan kasus fraktur clavicula pada bayi di Instalasi Radiologi RSUD Masohi dengan menggunakan proyeksi anterior posterior (AP) sudah mampu dalam mendiagnosa fraktur clavicula sesuai dengan SOP yang berlaku. Kata Kunci: Radiografi Thorax, Fraktur Clavicula, Bayi, Penatalaksanaan

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN HAIR TONIC EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI ANTI KETOMBE

FLUDI ERSA MARINDO | Pembimbing: Apt. Aulia Debby Pelu, S. Farm.,M. Si & Hamka, S.P.,M.Si selaku Pembimbing II

Hair tonic adalah sediaan untuk rambut yang berperan meningkatkan sirkulasi darah pada kulit kepala sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, mencegah rambut rontok, mencegah timbulnya ketombe dan gatal serta memberikan kesegaran pada kulit kepala. Tanaman papaya (Carica Papaya L.) merupakan tanaman obat yang memiliki banyak khasiat, papaya merupakan tanaman obat yang berasal dari Amerika Tengah yang kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia termasuk Afrika dan Nigeria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) dapat diformulasikan sebagai sediaan hair tonic yang baik dan stabil. Jenis penelitian ini adalah adalah The Experimental Laboratory. Metode yang digunakan adalah maserasi ekstrak etanol daun papaya 95% sebanyak 2 liter, rancangan formulasi sediaan hair tonic menggunakan tiga formulasi dengan perbedaan konsentrasi zat aktif ekstrak daun papaya FI (25%), FII (30%), FIII (35%). Evaluasi sediaan hair tonic meliputi pengujian organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji kondisi semprotan, serta uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun papaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tannin yang diformulasikan menjadi sediaan hair tonic dengan perbedaan konsentrasi zat aktif ekstrak daun papaya FI (25%), FII (30%) dan FIII (35%) dengan bentuk sediaan cair dan homogen, serta memiliki uji semprotan yang baik dengan nilai pH 7 dan tidak mengiritasi kulit. Kata kunci : Daun Pepaya, Hair Tonic, True Experimental Laboeatory.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 0025

PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OS CLAVICULA DENGAN KLINIS FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. ISHAK UMARELLA

NURSINA KELREY | Pembimbing: Rini Hatma Rusli, S.ST.,M.ADM.Kes & Amelia Niwela , M.KM

Latar Belakang : Clavicula adalah tulang panjang dengan curvatura ganda yang memiliki tiga bagian utama yaitu memiliki dua sisi ujung dan bagian tengah yang memanjang. Bagian lateral atau acromial clavicula bersendi dengan Acromion Scapula disebut dengan acromioclavicular joint yang dapat diraba dari permukaan kulit. Clavicula bagian medial atau disebut dengan atas sternum. Persendian itu disebut dengan sternoclavicular joint (Rolly Nenomnanu dkk 2024). Metode : Metode Penelitian pada penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan studi literatur untuk menelaah penatalaksanaan pemeriksaan radiografi os clavicula pada kasus klinis fraktur. Pendekatan kualitatif dipilih karena bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai prosedur pemeriksaan radiografi clavicula yang di lakukan di instalasi radiologi, serta untuk mendeskripsikan teknik dan protokol yang di terapkan sesuai dengan kondisi klinis fraktur (Haqqi, M. A. 2020). Hasil Penelitian : hasil penelitian yang di lakukan di instalasi radiologi Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Ishak Umarella, bahwa pemeriksaan os clavicula dengan klinis fraktur menggunakan satu proyeksi yakni proyeksi AP (Anterior-posterior) Erect dan didapatkan persiapan alat, data pasien dan persiapan pasien, serta wawancara langsung dengan Radigrafer tentang prosedur pemeriksaan Radiographer os clavicula AP Erect dengan klinis fraktur di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Ishak Umarella. Kata Kunci : Os clavicula, Fraktur, Anterior-posterior Erectt

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak