Analisis keberadaan Salmonella sp pada telur ayam sebelum dan setelah pemanasan dengan berbagai durasi
George Frederick Robo
Abstrak
Salmonella Sp. merupakan salah satu bakteri patogen yang dapat mencemari telur dan menyebabkan penyakit bawaan pangan (foodborne disease) pada manusia. Telur yang terkontaminasi Salmonella Sp. berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti diare, gastroenteritis, dan salmonellosis. Pemanasan merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri pada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Salmonella Sp. pada telur ayam sebelum dan sesudah pemanasan dengan berbagai durasi menggunakan media Salmonella Shigella Agar (SSA). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif laboratorium. Sampel yang digunakan sebanyak 25 telur ayam yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan, yaitu tanpa pemanasan (0 menit), pemanasan selama 3 menit, 5 menit, 7 menit, dan 10 menit. Masing-masing kelompok terdiri atas lima sampel. Sampel kemudian diinokulasikan pada media SSA dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Identifikasi dilakukan berdasarkan karakteristik pertumbuhan koloni Salmonella Sp. pada media SSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel telur ayam pada kelompok tanpa pemanasan maupun kelompok pemanasan selama 3 menit, 5 menit, 7 menit, dan 10 menit tidak menunjukkan pertumbuhan koloni khas Salmonella Sp. pada media SSA. Dari total 25 sampel yang diperiksa, seluruh sampel (100%) menunjukkan hasil negatif terhadap keberadaan Salmonella Sp. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan keberadaan Salmonella Sp. pada seluruh sampel telur ayam baik sebelum maupun sesudah pemanasan. Sampel telur ayam yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan tidak terkontaminasi oleh Salmonella Sp.