Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SALEP DARI EKSTRAK ETANOL DAUN GAHARU (Aquilaria Malaccensis lam) ASAL DESA KAMAR KAB SERAM TIMUR

KARTINI KELDERAK | Pembimbing: Apt.Marisa A Ibrahim,S.Farm.,Klin & Alga Hehalatu

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SALEP DARI EKSTRAK ETANOL DAUN GAHARU (Aquilaria malacensis lam) ASAL DESA KAMAR KAB SERAM TIMUR Kartini Kelderak Apt. Marisa A. Ibrahim. S.Farm.,M.Farm Klin1 Alga Hehalatu S.H2 Gaharu (Aquilaria malacensis lam) merupakan salah satu tanaman tradisional yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional. Daun gaharu memiliki golongan metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Daun gaharu memiliki aktivitas antibakteri. Salep merupakan sediaan setengah padat yang ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit. Salep memiliki sifat daya lekat yang baik sehingga efektivitasnya lebih lama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ekstrak daun Gaharu (Aquilaria Malaccensis Lam) dapat diformulasikan sebagai sediaan salep dengan kosentrasi 11%, 12% dan 13%. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Ekstrak daun gaharu dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Ekstrak daun Gaharu (Aquilaria malacensis lam) diformulasi ke dalam tiga formula sediaan salep yaitu formula I konsentrasi 11%, formula II konsentrasi 12%, dan formula III konsentrasi 13%. Hasil evaluasi terhadap sediaan salep ekstrak daun Gaharu (Aquilaria malacensis lam) menunjukkan bahwa sediaan salep bertekstur semi padat, aroma khas Ekstrak daun gaharu berwarna coklat, homogen dan pH 5-6. Daya sebar pada sediaan salep memenuhi uji daya sebar pada sediaan topikal yang baik yaitu sekitar 5-7 cm. Daya lekat pada sediaan memenuhi syarat uji daya lekat yaitu tidak kurang dari 4 detik dan uji iritasi pada sediaan salep menunjukkan bahwa tidak menimbulkan efek iritasi pada kulit. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun gaharu dapat diformulasikan menjadi sediaan salep pada konsentrasi 11%, 12% dan 13% dan semua formula memenuhi syarat evaluasi fisik sediaan. Kata kunci : Daun Gaharu (Aquilaria malacensis lam), dan Sediaan Salep

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN HARENDONG BULU (Clidemia hirta)

JULIA RAHMAN | Pembimbing: Hasni Pulhehe, S.Si.,M.Farm & Wiwi Rumaolat. S.Pd.,M.Si.Med

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Harendong Bulu (Clidemia hirta) Rahman Julia1, Hasni Pulhehe2, Wiwi Rumaolat3 Clidemia hirta atau dikenal dengan sebutan harendong bulu merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional karena mengandung banyak senyawa kimia sekunder seperti tanin, flavanoid, saponin dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Antibakteri merupakan senyawa yang dapat menghambat atau membunuh pertumbuhan bakteri yang bertujuan mencegah terjadinya infeksi. Maka dalam hal ini menjadi dasar potensi daun harendong bulu untuk dapat dimanfaatkan menjadi formulasi sediaan krim. Bentuk sediaan krim dipilih karena mempunyai keuntungan yaitu mudah dicuci, cepat meresap, tidak lengket dan mudah diaplikasikan. Sediaan krim tersebut dimanfaatkan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah daun harendong bulu dapat dibuat menjadi sediaan krim serta menguji sifat fisik dan uji irtasi dengan variasi kosentrasi 1%, 3% dan 5%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode meserasi pada pembuatan ekstrak dan metode peleburan dan pencampuran pada pembuatan krim. Hasil penelitian menunjukkan sediaan krim dari ekstrak etanol daun harendong bulu (Clidemia hirta) dapat diformulasikan menjadi sediaan krim serta ketiga formulasi dengan konsentrasi 1%, 3% dan 5% dapat memenuhi persyaratan uji sifat fisik krim dan tidak megiritasi kulit. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun harendong bulu (Clidemia hirta) pada kosentrasi 1%, 3% dan 5% dapat diformulasikan menjadi krim serta memenuhi persyaratan sifat fisik krim dan uji Iritasi. Kata Kunci: Harendong bulu, krim, formulasi, antibakteri

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2025

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TENTANG AKTIVITAS FISIK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MILITUS DI POLI KLINIK RUMAH SAKIT UMUM ALFATAH AMBON

Intan Nur Azizah Tuankotta | Pembimbing: Maritje S.J.Malisngorar, S. Si., M. Sc & Ns Dewi Syitra Rumadaul, K.Kep.,M.ph

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TENTANG AKTIVITAS FISIK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MILITUS DI POLI KLINIK RUMAH SAKIT UMUM ALFATAH AMBON Intan Tuankotta1, Maritje S.J. Malisngorar 2,Dewi Syitra Rumadaul 3 Email : Intantuankotta21@gmail.com 1Mahasiswa Program Studi Keperawatan STIKes Maluku Husada 2,3Dosen Program Studi Keperawatan STIKes Maluku Husada Latar Belakang: Diabetes melitus ialah suatu grup penyakit metabolik dengan karakteristik gula darah melebihi nilai normal. Diabetes ialah suatu penyakit dimana tubuh penderita tak mampu secara otomatis mengendalikan tingkat gula dalam tubuh. Pada tubuh yang sehat pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot serta jaringan lain buat memasok energi. Penderita diabetes tak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh tak mampu memakai insulin secara efektif, sebagai akibatnya terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah ini menjadi racun bagi tubuh an Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh edukasi kesehatan tentanf aktivitas fisik terhadap tingkat pengetahuan pasien penderita Diabetes Militus di Ruangan Poli Klinik Rumah Sakit Umum Alfatah Metode: Menggunakan desain pre-eksperimental dan jumlah sampel sebanyak 32 responden menggunakan teknik accidental sampling dengan menggunakan Instrumen berupa kuesioner dan Analisis yang digunakan yaitu uji willcoxon. Hasil pengaruh edukasi kesehatan tentang aktivitas fisik terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Al Fatah Ambon diperoleh p = 0,000 Kesimpulan: Adanya pengaruh edukasi kesehatan tentang aktivitas fisik terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Al-Fatah Ambon.. Kata Kunci : Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Diabetess Militus

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

POTENSI EKSTRAK TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Bacillus Subtilis

INDHA ZUFI C.F RUMAGIAR | Pembimbing: Apt,Djulfikri Mewar, S.Farm,M.,Si & Jarmil soulisa S,Farm

Potensi Ekstrak Temu Putih (Curcuma zedoaria)Dalam Mengahamabat pertumbuhan Bacillus Subtilis Temu putih (Curcuma Zedoariaa )merupakan tanaman daerah tropis yang sangat berguna. Rimpang dari beberapa jenis tanaman digunakan sebagai rempah-rempah, obat-obatan, bahan kosmetik dan pewarna makanan. Salah satu jenis suku temu- temuan adalah temu putih (Curcuma zedoria).Tanaman ini digunakan sebagai ramuan obat tradisional dalam bentuk campuran maupun dalam dalam bentuk tunggal. Salah satu penggunaan empiris tanaman ini adalah sebagai obat gangguan perut seperti mual, sebah, sakit perut dan diare. Kandungan kimia yang terdapat dalam rimpang dan daun temu putih adalah curcumin, zedoarin, gum, resin, pati, saponin, flavanoida, polifenol, dan minyak atsiri seperti cineol, camphene, zingiberene, borneol, dan camphor. Desain penelitian ini Tujuan :penelitian ini adalah untuk mengetahui,kandungan senyawa dari ekstrak etanol Temu putih dan aktivitas antibakteri ekstrak Curcuma Zedoaria terhadap bakteri Bacillus Subtilis .Metode penelitian: skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Curcuma zedoaria menggunakan maserasi dan pengujian aktivitas Antibakteri menggunakan Difusi Agar dengan variasi konsentrasi (5,10,15).Penelitian ini dilakukan skrining fitokimia dan Potensi ekstrak Curcuma Zedoaria dengan menggunakan pelarut alkohol 95%. Ekstraksi dilakukan dengan menggunkan metode maserasi. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan difusi sumuran dengan menggunakan variasi 3 konsentrasi (5%, 10% dan 15%). Kontrol positif menggunakan Ciprofloxacin dan kontrol negatif Aquades setelah di Amati 24 Jam Hasil penelitian skrining fitokimia Temu putih mengandung senyawa alkaloid, flavonoid saponin,steroid dan tannin. Uji aktivitas antibakteri diperoleh diameter zona hambat terhadap pertumubuhan bakteri Bacillus Subtilis untuk konsentrasi 5% 12,9mm (sedang), 10%; 6,36 mm (sedang) dan 15%; 7,73 mm ( kuat). Kesimpulan untuk pengujian aktivitas zona hambat terbesar adalah pada konsentrasi 5%diameter zona hambatnya 12,9 mm dengan kategori kuat (sensitif). Kata kunci: Curcuma Zedoaria , Antibakteri, Bacillus Subtilis

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN UNGU (Graptophyllum pictum) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIFUSI

GEORGE ALFONS OHOIWUTUN | Pembimbing: Apt. Aulia Debby Pelu, S. Farm., M.Si & Hamka, S.P., M.Si

Antibacterial Activity Test of Daun Ungu Ethanol Extract (Graptophyllum pictum L. Griff) Against Staphylococcus aureus Bacteria Using Diffusion Method Daun Ungu (Grapthophyllum pictum L. Griff) is a plant that can be used as a remedy for hemorrhoids, menstruation, rheumatism, ulcers, gallstones, hepatitis and other diseases. Daun Ungu have many properties in the field of health, we can know this from its very complex chemical content. Daun Ungu (Grapthophyllum pictum L. Griff) which contains antimicrobial compounds and which has a high antimicrobial compounds and which have chemical content. The purpose of this study is to can increase knowledge and research on ethanol extracts of purple leaves (Graptophyllum pictum L. Griff), which can inhibit the growth of gram-positive bacteria. Type of This research is an experimental laboratory by using the method of wells diffusion method. This study used concentrations of 15%, 30%, 45% and 60%. Positive control (+) cloramfenikol, negative control (-) aquadest. Observation of the test screening test observations carried out can be known to have several secondary metabolite compounds, namely flavonoids, alkaloids, etc. flavonoids, alkaloids, tannins and saponins. Test results antibacterial activity of purple leaf extract (Grapthophyllum pictum L. Griff) against the growth of staphylococcus aureus bacteria obtained the diameter of the zone of inhibitory zone diameter of 15% test solution is 20 mm followed by 30% test solution which is 25 mm then followed by 45% test solution which is 33mm and finally followed by 60% test solution which is 36.33 mm. 60% test solution is 36.33 mm, while for negative control it is 0 mm and followed by positive control of 40 mm. It can be concluded that Daun Ungu extract (Grapthopyllum pictum L. Griff ) has antibacterial activity against Staphylococcus aureus. Key word : Daun Ungu, Antibacterial, Staphylococcus Aureus.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
LTA D3 Kebidanan 2024

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DAN BERKESINAMBUNGAN (CONTINUITY OF CARE) PADA NY. M UMUR 30 TAHUN BPM SALEMAH AMBON TAHUN 2024

GAYATRI BUGIS | Pembimbing: Nurhayati kasim,S.ST.,M.Keb & Salemah,S.Tr,.Keb.Bd

Nama Institusi : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKes Maluku Husada Nama Penulis : Gayatri Bugis Judul : Asuhan Kebinanan Komperhensif dan Berkesinambungan (Countinuity Of Care) Pada Ny.M Umur 30 Tahun Di BPM Salemah Ambonr Tahun 2024 Jumlah BAB dan Halaman : V BAB dan halaman 168 Asuhan kebidanan secara komperhensif dan berkesinambungan pada Ny.M umur 30 tahun G1P0A0 umur kehamilan 36 minggu 4 hari hamil normal dilakukan di Rumah. Kontak pertama dengan Ny. M pada tanggal 16 April 2024. Selama kehamilan trimester III Ny.M melakukan kunjungan Kehamilan sebanyak 2 kali kunjungan pertama tanggal 16 April 2024 pukul 14:00 WIT, Ny. M mengatakan tidak ada keluhan. Kunjungan ke-2 pada tanggal 08 mei 2024 pukul 11:30 WIT, ibu mengatakan sering BAK, dan mules pada perut, penulis memberikan asuhan kebidanan sesuai dengan keluhan yang dimiliki pasien. Tanggal 18 Mei 2024 pukul 09:00 WIT, Ny.M datang ke BPM Salemah dengan keluhan merasa nyeri pada perut bagian bawah dan keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir sejak tanggal 16 mei 2024 pukul 08:30 WIT. Dari hasil pemeriksaan Ny.M G1P0A0 hamil 40 minggu 1 hari dalam proses persalinan kala I fase aktif, keadaan ibu dan janin baik. Pada tanggal 18 mei 2024 Pukul 09:00 WIT, Ny M partus kala II keadaan ibu dan janin baik. Tanggal 18 Mei 2024 pukul 11:52 WIT bayi lahir spontan, jenis kelamin perempuan, BB 2.500 gram, PB 48 cm, LD 31 cm, LK 35 cm dan tidak ada kelainan kongenital. Tanggal 18 Mei 2024 pukul 11:53 WIT, Ny.M P1A0 Inpartu kala III, keadaan ibu baik, plasenta lahir lengkap, berat plasenta ±500 gram, panjang tali pusat 35 cm dan jumlah kotiledon 17. Tanggal 16 Mei 2024 pukul 12:05 WIT, Ny.M P1A0 dalam kala IV, keadaan ibu baik, kontraksi uterus bulat dan keras, kadung kemih kosong, lochea rubra, kolostrum sudah keluar dan perdarahan kala IV 100 cc. Tanggal 18 Mei 2024 pukul 17:00 WIT, Ny.M P1A0 nifas 6 jam pertama, keadaan ibu dan bayi baik, kontraksi uterus baik, BAK (+), BAB (-). Pada tanggal 24 MEI 2024 pukul 10:20 WIT, Ny.M P1A0 nifas hari ke-6, keadaan ibu dan bayi baik, TFU pertengahan pusat syimpisis, lochea sanguinolenta, ibu dan bayi baik tidak ada keluahan. Tanggal 01 Mei 2024 pukul 12:09 WIT Ny.M P1A0 nifas hari ke-14, ibu dan bayi dalam keadaan baik, tidak ada keluhan, TFU normal, pengeluaran lochea serosa. Tanggal 29 mei 2024 pukul 10:00 WIT, Ny.M P1A0,nifas hari ke-42 keadaan ibu dan baik baik, ASI lancar, TFU tidak teraba, pengeluaran lochea alba. xiii Tanggal 29 juni pukul 10;20 WIT, penulis memberikan konseling Keluarga Berencana (KB), dan ibu memilih untuk menggunakan KB suntik 3 bulan.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2025

AKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT DI PELABUHAN HUSEKA’A HITU TAHUN 2025

NURUL SAKINAH PELU | Pembimbing: Zulfikar Lating, S.KM,.M.Kes & fitria umagapi,S.Gz.,M.Gz

Nyeri punggung bawah adalah ketegangan pada otot dan ligamen (sindroma muskulo- ligamentosa) postur tubuh yang buruk, berlangsung selama bertahun-tahun dapat menyebabkan otot dan ligamen punggung renggang atau robek. Pada nyeri punggung terdapat faktor risiko, termasuk diantaranya pekerjaan dan kejiwaan misalnya mengangkat barang diluar batas kesanggupan atau pada posisi yang tidak baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara umur, beban, dan lama kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan huseka’a Hitu desain penelitian yang digunakan yaitu observasi dengan pendekatan cross sectional sampel dalam penelitian berjumlah 35 responden dengan menggunakan metode total sampling Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-quare. Berdasarkan uji chi-square hubungan usia didapatkan nilai p-value 0,00 < 0,005 artinya ada hubungan umur dengan keluhan nyeri punggung bawah. Hubungan beban kerja di dapatkan nilai p- value 0.000 < 0,005 artinya ada hubungan antara beban kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah. Sedangkan hubungan lama kerja didapatkan nilai p-value 0,009 <0,005 artinya adanya hubungan antara lama kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Huseka’a Hitu tahun 2025.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
LTA D3 Kebidanan 2024

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DAN BERKESINAMBUNGAN (CONTINUITY OF CARE) PADA NY S UMUR 25 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAPLAU

Devi Maliha Kaledupa | Pembimbing: Andi Herliah, S.ST.,M.Keb & Sumila Buton Amd.Keb

Nama Institusi : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada Nama Penulis : Devi Maliha Kaledupa Judul : Ashuan Kebidanan Komperhensif dan Berkesinambungan pada Ny S umur 25 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Waplau Jumlah BAB dan Halaman : V BAB dan 208 halaman Asuhan kebidanan secara komperhensif dan berkesinambungan pada Ny S umur 25 tahun G1POAO umur kehamilan 38 minggu hamil normal di lakukan di Wilayah Kerja puskesmas Waplau, kontak pertama dengan Ny S pada tanggal 05 April 2024 sampai dengan 07 juni 2024 selama kehamilan trimester III Ny ‘’S’’ melakukan kunjungan di rumah Ny S sebanyak 2 kali, pada kunjungan pertama pada tanggal 11 April 2024, kunjungan kedua pada tanggal 02 Mei 2024. Selama kunjungan ibu mengatakan ada keluhan yaitu, kunjungan pertama sering BAK, nyeri pada bagian punggung, kunjungan kedua ibu mengatakan Gerakan janin 10x dalam sehari. Tanggal 03 Mei Pukul 10.00 WIT Ny. S datang ke Puskesmas dengan keluhan keluar lendir darah dari jalan lahir sejak Pukul 06.00 WIT. Dari hasil pemeriksaan Ny. S G1P0A0 hamil 38 minggu dalam proses persalinan kala I fase aktif, keadaan ibu dan janin baik. Pukul 11:50 WIT partus kala II, dilakukan pemeriksaan dalam dengan hasil pembukaan lengkap,dan lakukan asuhan persalinan normal 60 langkah. Pukul 12.15 WIT bayi lahir spontan jenis kelamin Perempuan, berat badan 3,900 gram, panjang badan 48 cm, apgar score 8/ 8/9, tidak ada kelainan kongenital. Pada pukul 12.25 WIT plasenta lahir lengkap, selaput plasenta utuh, diameter 20 cm, tebal 2,5 cm. tanggal 02 Mei 2024 Pukul 15.45 WIT dilakukan penanganan kala IV per 2 jam post partum, keadaan ibu baik, kontraksi uterus baik, kandung kemih kosong, lochea rubra. Tanggal 03 Mei 2024 Pukul 21.00 WIT Ny. S P1A0 nifas 6 jam, keadaan ibu dan bayi baik, kontraksi uterus baik. Pada tanggal 09 Mei 2024 Pukul 16.00 WIT Ny. S P1A0 nifas hari ke-4, dengan keadaan ibu dan bayi baik TFU pertengahan pusat simpisis, ibu dan bayi tidak ada keluhan. Pada tanggal 17 April 2024 Pukul 17.00 WIT, Ny S P1A0 nifas hari ke-14, ibu dan bayi dalam keadaan sehat tidak memiliki keluhan, hasil pemeriksaan TFU tidak teraba, lochea serosa, ASI keluar lancar, dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Pada tanggal 12 Juni 2024 pikul 14.00 WIT. Ny S P1A0 nifas hari ke 40. Tanggal 03 Mei 2024 Pukul 12:15 WIT bayi Ny.S umur 6 jam, keadaan bayi baik, BB 3,900 gram PB 48 cm, LD 34 cm, LK 35 cm, LILA 11 cm, apgar score 8/ 8/9, tidak ada kelainan konginetal, bayi sudah di suntik vit K 0,5 ml dan HB0 0,5 ml, tali pusat masih basah. Pada tanggal 05 Mei 2024 Pukul 08:30 WIT, bayi A berumur 4 hari keadaan bayi baik, BB 4,000 gram, LK 35 cm, LD 34 cm, PB 48 cm, keadaan, bayi sudah BAB dan BAK. Pada tanggal 25 Mei 2024 Pukul 17.00 WIT, bayi A. umur 11 hari, keadaan bayi baik, BB 4,300 gram, PB 52 cm, tidak ada infeksi. Tanggal 25 Mei 2024 pukul 16.00 WIT penulis melakukan kunjungan KB. Hasil pemerikasaan Ny.S mengatakan ingin mengunakan KB Suntik tiga bulan dan telah dilakukan pemberian KIE tentang KB yang di pilih oleh ibu, Setelah itu dilakukan asuhan kebidanan dengan menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PEMERIKSAAN CT SCAN DI INSTALASI RADIOLOGI RUMKIT TK II PROF .DR. J.A.LATUMETEN

DEA R WAIMBO NIWELE | Pembimbing: Maritjei S.J. Malinsgorar, S.Si.,M.Sc & Iksani Soumena, S.KM.,M.KM

The Computed Tomography Scan (CT Scan) is a diagnostic imaging procedure that utilizes X-ray and computer technology to produce detailed cross- sectional images of the human body. This examination often triggers anxiety among patients due to limited knowledge about the procedure, radiation exposure, and potential results. High anxiety levels can affect both the patient’s comfort and the examination process. Objective: This study aims to determine the relationship between patients’ level of knowledge and their level of anxiety during CT Scan examinations at the Radiology Department of RUMKIT TK II Prof. Dr. J.A. Latumeten. Method: This research employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The sampling technique used was total sampling involving 30 patients who underwent CT Scan examinations. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results: The results showed no significant relationship between the level of knowledge and the level of anxiety among patients during CT Scan examinations (significance value 0.674 > 0.05). Conclusion: The level of patient knowledge does not have a significant relationship with anxiety levels during CT Scan examinations. Other factors such as previous experience, health condition, and environmental support may also contribute to patients’ anxiety levels

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2024

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix DC) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Propionibacterum acne

DWI FIKRI SAMANERY | Pembimbing: Dr. Apt, Lukman La Bassy.M.Sc & Alga Hehalatu,S.H

Uji Aktivitas Antibaktri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC) Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Propionibacterum acne. Dwi Fikri Samanery1, Lukman La Bassy 2, Alga Hehalatu 3 Daun jeruk purut (citrus haystrix) adalah salah satu jenis tanaman obat penting yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Bakteri Propionibacterium acnes adalah bakteri gram positif, fokultatif anaerob yang memiliki kemampuan tumbuh dengan atau tanpa oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak daun jeruk purut (citrus haystrix) yang dilarutkan dengan menggunakan etanol 70%. Metode yang digunakan yaitu metode meserasi untuk uji skrining fitokimia dan metode difusi agar untuk uji aktivitas antibakteri. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada uji skrining fitokimia terdapat kandungan senyawa metabolit sekunder pada daun jeruk purut yaitu flavanoid, alkaloid, tannin, dan terpenoid dan hasil dari penelitian yang dilakukan pada uji aktivitas antibakteri ekstrak penyebeb jerawat Propionibacterum acne 25%, 50%, 75%, dan 95%. Dengan rata-rata zona hambat pada konsentrasi 25%, sebesar 10,37 mm, 50% sebesar 10,16 mm, 75% sebesar 10,16 mm, 95% sebesar 22,93 mm. Clindamycin sebagai control positif dengan zona hambat sebesar 20, 93 mm, dan aquades sebagai control negatif tidak menunjukan adanya zona hambat. Ekstrak etanol daun Jeruk Purut (citrus haystrix) memiliki aktivitas antibakteri Kata kunci: Daun Jeruk Purut (citrus haystrix), Propionibacterum acne, difusi agar.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak