Institutional Repository

Pusat arsip karya ilmiah, skripsi, dan penelitian sivitas akademika STIKes Maluku Husada. Pengetahuan lokal yang diakui global.

Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2022

PERILAKU WANITA PEKERJA SEKSUAL TIDAK LANGSUNG DALAM PENCEGAHAN IMS, DAN HIV/AIDS : STUDI KASUS DI DESA BATU MERAH KOTA AMBON

RUS SRIYANI | Pembimbing: Ns.Usman B. Ohorella, S.Kep.,M.Kep.,Sp.,KMB & Ns. La Rakhmat Wabula, S.Kep., M.Kep

Pendahuluan:Wanita Pekerja Seksual Tidak Langsung yaitu wanita yang beroperasi secara terselubung sebagai penjaja seks komersial, yang biasanya bekerja pada bidang- bidang pekerjaan tertentu atau mempunyai pekerjaan utama lain dan secara tidak langsung menjajakan seks di tempat-tempat hiburan seperti bar / karaoke. Mereka termasuk dalam kelompok resiko tinggi dalam penyebaran kasus IMS dan HIV&AIDS. Tujuan: penelitian adalah mengeksprolasi perilaku Wanita Pekerja Seksual Tidak Langsung dalam pencegahan IMS, HIV dan AIDS : Studi Kasus Di Desa Batu Merah Kota Ambon. Metode:Penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah Wanita pekerja seksual tidak langsung di Desa Batu Merah Kota Ambon, sejumlah tujuh orang partisipan, dengan pendekatan purpose sampling. Analisa data menggunakan analisis tematik.Hasil:penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar WPS tidak langsung mengakui bahwa mereka termaksud dalam kelompok resiko tinggi akan tetapi pengetahuan dan praktik mereka terhadap upaya pencegahan IMS dan HIV/AIDS masih kurang. Walaupun mereka setuju dalam pemakaian kondom sebagai upaya pencegahan yang baik akan tetapi dalam prakteknya dalam beraktivitas seksual tidak selalu kondom yang mereka gunakan.Kesimpulan:Darihasil tematik penelitian ini terdiri dari 4 tema utama yaitu:Karakteristik WPS tidak langsung, Riwayat WPS tidak langsung, pencegahan WPS tidak langsung, dan pengetahuan WPS tidak langsung. Kata kunci: Perilaku Wanita pekerja seksual, pencegahan IMS, HIV/AIDS

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
KTI D3 Radiologi 2025

STUDI KASUS PENYIMPANAN LEAD APRON PADA INSTALASI RADIOLOGI RUMKIT TK. II. PROF. DR. J. A. LATUMETEN

INDRI AYU HAPSARI | Pembimbing: Rini Hatma Rusli S.ST.,M.ADM.Kes & Miranda Waas, Spd.,M.Pd

Lead aprons are equipment used as a protective material against x-ray radiation. This function is demonstrated by their absorption capacity for x-ray radiation. The lead aprons at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten were stored by being hung, while others were placed on flat surfaces. The last time these lead aprons were tested was in 2023. The purpose of this study is to determine the storage methods and the feasibility of the lead aprons at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten. The method used in this research was observation of lead apron storage to determine the correct storage procedure. Then, the lead aprons were tested to check for any leaks, which would indicate their feasibility. Furthermore, interviews were conducted to address the issues in depth. The data was then analyzed in a narrative form and verified based on the established theoretical framework to draw conclusions. The results of the lead apron testing conducted at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten showed no leaks in the four quadrants of the lead aprons. The level of flatness of the lead apron's internal components could be observed during each radiology examination procedure. It is recommended that the storage of lead aprons at the Radiology Installation of Rumkit Tk. II. Prof. Dr. J. A. Latumeten be given more attention, especially the storage method. For example, they should not be hung. Instead, they should be placed in special cabinets or racks, with each apron stored horizontally and separately to prevent damage and a decrease in their function as a radiation protection tool

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2024

HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TB (TUBERKULOSIS) PARU DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TB (TUBERKULOSIS) PARU DI BALAI KSESEHATAN PARU MASYARAKAT PROVINSI MALUKU TAHUN 2024

MUKMINA FAIZIAH HAFIR | Pembimbing: (Epi Dusra, S.KM., M.Kes) & (Febby Sonya Matulessy, S.E., M.Si)

Tuberkulosis (TB) Paru adalah penyakit infeksius, yang terutama menyerang penyakit parenkim paru. Tuberkulosis (TBC) Paru merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian Nama Tuberkulosis berasal dari tuberkel yang berarti tonjolan kecil dan keras yang terbentuk waktu sistem kekebalan membangun tembok mengelilingi bakteri dalam paru. Tb paru ini bersifat menahun dan secara khas ditandai oleh pembentukan granuloma dan menimbulkan nekrosis jaringan. TB paru dapat menular melalui udara, waktu seseorang dengan TB aktif pada paru batuk, bersin atau bicara. TB paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, yang mengeluarkan bakteri tersebut ke udara misalnya melalui batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai Hubungan Pengetahuan Pasien Tuberkulosis (TB) Paru Dengan Upaya Pencegahan Penularan Tuberkulosis (TB) Paru Di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Provinsi MalukuTahun 2024. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectionalt eksidental . Sampel pada penelitian ini terdiri dari 25 orang teknik aksidental (accidental). Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan SPSS, menggunakan uji chi square dengan didapatkan nilai signifikan pvalue=0,005 dimana nilai α<0,05. Sehingga Ha diterima). Hasil penelitian ini di ketahui p value= 1,000 dengan (α>0,05), berarti tidak ada Hubungan antara Pengetahuan Pasien Tb Paru Dengan Upaya Pencegahan penularan TB Paru Di Balai Kesehatan paru Masyarakat Provinsi Maluku Tahun 2024.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Keperawatan 2022

GAMBARAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TIAKUR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA

BRIYAN FERNANDO NAHAKLEKY | Pembimbing: Ns. Dan Tandi, S. Kep., M. Kep & 5. Ns. Hasna Tunny, S. Kep., M. Kep

Gambaran Kelengkapan Dokumentasi Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya Briyan Fernando Nahakleky1, Dan Tandi2, Hasna Tunny2 Email: iyanofernando@gmail.com 1Mahasiswa Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada 2Dosen Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada 3Dosen Program Studi Keperawatan STIkes Maluku Husada Pendahuluan: Dokumentasi keperawatan merupakan bukti tertulis bagi seorang perawat dalam melakukan tugas serta tanggung jawabnya sebagai pemberi asuhan keperawatan kepada pasien. Apabila dokumentasi keperawatan tidak didokumentasikan dengan lengkap, maka akan mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif untuk melihat gambaran dokumentasi keperawatan dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rekam medik pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya dari bulan januari sampai bulan april 2022 sebanyak 340 berkas rekam medis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 77 berkas rekam medis. Teknik sampling yang di gunakan pada penelitian ini adalah proponate random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan dokumentasi keperawatan pengkajian sebesar 89.6%, diagnosa 9.1%, perencanaan 5.2%, pelaksanaan 100%, evaluasi 80.5% sedangkan presentase kelengkapan dokumentasi keperawatan secara keseluruhan sebesar 56.9%. Kesimpulan: Kelengkapan dokumentasi keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tiakur masih belum memenuhi standar. Saran: Perlu ditingkatkan lagi melalui pelatihan serta sosialisasi tentang dokumentasi asuhan keperawatan. Kata Kunci: Dokumentasi Keperawatan, RSUD Tiakur

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2021

FAKTOR YANG MEPENGARUHI NYERI OTOT PADA TENAGA KERJA KULI PANGGUL DI PASAR MARDIKA KOTA AMBON

SERLI MOLINDA MAHU | Pembimbing: kariyadi,S.Kp.,M.PH & suryanti tukiman,S.KM.,M.Kes

Kuli panggul merupakan salah satu pekerjaan yang berada di sektor informal yang masih sering ditemukan terutama di pasar tradisional. Pekerjaan kuli panggul ini sangat memungkinkan untuk memiliki beban kerja yang tinggi. Beban kerja tersebut dapat berupa beban kerja fisik, mental dan sosial. Beban kerja fisik dapat ditentukan saat pekerja melakukan pekerjaan yang menggunakan kekuatan fisik (Risdianti, 2018). Myalgia (nyeri otot) merupakan gangguanyang lazim di masyarakat seluruh dunia dan dampaknya meluas. myalgia dapat mempengaruhi orang yang terlibat dalam hampir semua jenis pekerjaan. Salah satu pekerjaan yang memiliki faktor resiko yang sangat mungkin terjadi myalgia adalah kuli panggul. myalgia itu sendiri adalah cidera dan gangguan soft tissues(otot, tendon, ligament, persendian dan kartilago) dan sistem syaraf. Penyebab myalgia adalah menggunakan kekuatan berlebih, pergerakan repetisi yang berlebih, posisi janggal, postur statis, kompresi/ menggengam, serta masa pemulihan yang kurang karena bekerja berlebihan(Riningrum, 2016). Tujuan Penelitian faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri otot pada pekerja kuli panggul pasar Mardika Kota Ambon Desain penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel. Hasil penelitian ada hubungan antara umur dengan keluhan myalgia, ada hubungan antara masa kerja dengan keluhan myalgia ada hubungan antara beban berat dengan keluhan myalgia dan ada hubungan antara sikap kerja dengan keluhan myalgia. Kesimpulan ada faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri otot pada pekerja kuli panggul pasar Mardika Kota Ambon tahun 2022.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Kesehatan Masyarakat 2023

HUBUNGAN USIA DAN LAMA KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA KELOMPOK NELAYAN DESA WAMLANA KECAMATAN FENA LEISELA KABUPATEN BURU

Siti Zulaiha Tidore | Pembimbing: Zulfikar Lating, S.KM.,M.Kes & Iswandi Fataruba, S.KM.,M.Kes

Latar belakang Nyeri punggung bawah adalah keluhan rasa nyeri yang dirasakan pada bagian punggung bawah yang bersumber dari tulang belakang daerah spinal, otot, saraf, dan struktur lainnya. Umumnya nyeri punggung bawah (low back pain) terjadi di daerah punggung yaitu antara sudut bawah kosta (tulang rusuk) sampai pada bagian lumbosacral (sekitar tulang ekor). Keluhan ini juga merupakan salah satu keluhan yang dapat menurunkan produktivitas kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara usia, lama kerja dengan nyeri punggung bawah di desa wamlana desain penelitian yang digunakan yaitu observasi dengan pendekatan cross sectional sampel dalam penelitian berjumlah 50 responden dengan menggunakan metode total sampling Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Sperman-Rho.Berdasarkan hasil uji statistic dalam penelitian ini menunjukkan bahwa usia terbanyak berusia <40 tahun yaitu 27 responden (54%) Sedangkan lama kerja terbanyak yaitu >10 jam (30%), dan nyeri punggung bawah sebanyak 33 responden (66%). Berdasarkan uji Sperman-Rho hubungan usia didapatkan nilai p-value 0,000 <0,05 artinya ada hubungan usia dengan keluhan nyeri punggung bawah di desa wamlana. Sedangkan hubungan lama kerja di dapatkan nilai p-value 0,000 <0,05 artinya ada hubungan hubungan usia dengan keluhan nyeri punggung bawah di desa wamlana.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
LTA D3 Kebidanan 2024

ASUHAN KEBIDANA KOMPREHENSIF DAN BERKESINAMBUNGAN (CONTINUTTY OF CARE) PADA NY, N UMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS LATU TAHUN 2024

HARTATI KELIAN | Pembimbing: Andi Herliah,. S.ST.,M.Keb & Irma Ika Sari,.S,.ST.,M.Keb

Nama Institusi : Sekolah tingggi ilmu Kesehatan maluku husada Nama Penulis : Hartati kelian Judul :Asuhan Kebidanan Komprehensif Dan Berkesinambungan (Continuity Of Care) Pada Ny, N Umur 25 Tahun Di Puskesmas Latu Jumlah BAB dan Halaman : Asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan pada Ny, N umur 25 tahun G1P0A0 umur kehamilan 30 minggu 6 hari, hamil normal dilakukan di puskesmas latu. Kontak pertama dengan Ny, N pada tanggal 20 Fbruari 2024. Selama kehamilan trimester III Ny, N melakukan kunjungan kehamilan sebanyak 3 kali. Pada kunjungan pertama Ny, N mengeluh terasa pegal-pegal pada daerah punggung dan penulis telah memberikan asuhan kebidanan sesuai dengan keluhan yang dimiliki pasien. Kunjungan ke-2 pada tanggal 21 maret 2024 pukul 09.45 WIT berlangsung di puskesmas, Ny, N tidak memiliki keluhan. Pada tangggal 15 april 2024 pukul 08.00 Ny, N melakukan kunjungan ke-3 dengan alasan ingin memeriksakan kehamilannya secara rutin dan penulis telah melakukan asuhan kebidanan tentang cara mengatasi keram yang dirasakan pasien. Tanggal 15 april 2024 pukul 14.25 WIT Ny, N datang ke puskesmas dengan keluhan keluar lender darah dari jalan lahir dan terasa kenceng-kenceng teratur sejak tanggal 115 april 2024 pukul 16.00 WIT dari hasil pemeriksaan Ny, N G1P0A0 hamil 40 minggu dalam proses persalinan kala I fase Laten keadaan ibu dan janin baik. Pada tanggal 20 april 2024 pukul 17.10 WIT Ny, N 40 minggu partus kala II keadaan ibu dan janin baik, tanggal 20 april 2024 pukul 17.10 WIT bayi lahie spontan, jenis kelamin Perempuan, bera lingkar kepala 34 cm, tinggi badan 3,200 gram, Panjang badan 50 cm, lingkar kepala 34 cm, lingkar dada 33 cm, lila 12 cm, dan tidak ada kelainan kongenital. Tanggal 20 april 2024 pukul 17.15 WIT. Ny, N P1A0 partus kala III, keadaan ibu baik, plasenta lahir spontan, lengkap, berat plasenta ± 300 gram, Panjang tali pusat 35 cm, insersio sentralis. Tanggal 20 april 2024 pukul 18.00 WIT. Ny, N P1A0 partus kala IV keadaan ibu baik, kontraksi uterus keras, kandung kosong, lucea rubra, ada leserasi di derajat II, kolastrum sudah kelar dan pendarahan kala IV± 20 CC. Tanggal 21 april 2024 pukul 01.55 WIT. Ny, N P1A0 nifas 1 hari, keadaan ibu dan bayi baik, kntraksi uterus keras BAK(+), BAB (-). Pada tanggal 26 april 2024 pukul 08.01 WIT Ny, N P1A0 nifas hari ke-6, keadaan ibu dan bayi baik, TFU pertengahan pusat simpisis ibu dan bayi tdak ada keluhan, tanggal 3 mei 2024 pukul 09.22 WIT Ny, N P1A0 nifas hari ke-14, ibu dan bayi dalam keadaan normal, tidak memiliki keluhan, hasil epemeriksaan TFU tidak teraba, ASI keluar lancar, lucea sereosa, tidak ada tanda-tanda infeksi. vii Tanggal 27 juli 224 pukul 09.22 Ny, N dengan acceptor KB dating kepuskesmas, ibu megataan ingin menggunakan KB suntik 3 bulan, keadaan umum baik, TD:110/70, Suhu 36℃, Nadi: 78 dan ibu telah injeksi Medroxiprogesteron Acetate.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
LTA D3 Kebidanan 2026

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DAN BERKESINAMBUNGAN CONTINUITY OF CARE) PADA NY. "I" UMUR 22 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INAMOSOLTAHUN 2026

Wa saliana | Pembimbing: -

Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan (continuity of care) pada Ny’’I’’ umur 22 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Inamosol Tahun 2026 Jumlah BAB : BAB 5 Halaman 1-236 Asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan pada Ny.I umur 22 tahun G ll P l A 0 , umur kehamilan 36 minggu hamil normal di Puskesmas inamosol tahun 2026. Kontak pertama dengan pasien pada tanggal 09 Desember 2025-05 januari 2026. Selama kehamilan TM II dan TM III Ny.I umur 22 tahun melakukan kunjungan kehamilan sebanyak 4 kali, pada kunjungan pertama tanggal 09 Desember 2025, pukul : 10.00 WIT, kunjungan kedua tanggal 18 Desember 2025, pukul: 13:23 WIT, kunjungan ke tiga tanggal 27 Desember 2025 jam 14:03 WIT, dan kunjungan ke empat tanggal 05 Januari 2026 jam 10:30 WIT ibu menggatakan sering buang air kecil. Pada tanggal 24 januari 2026, pukul 12:20 WIT Ny.I umur 22 tahun datang ke Puskesmas Inamosol dengan keluhan nyeri perut bagian bawah menjalar ke tulang belakang dan keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir ibu. Dari hasil pemeriksaan pada Ny.I umur 22 tahun G II P I A 0 , hamil 39 minggu 6 hari dalam proses persalinan kala I fase aktif, keadaan ibu dan janin baik. Pada pukul 15:00 WIT Ny.I dalam proses persalinan kala II keadaan ibu dan janin baik, tanggal 24 januari 2026 pukul 15:47 WIT bayi lahir spontan, jenis kelamin laki-laki, berat badan 3700 gram, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 34 cm, lingkar dada 33 cm, dan tidak ada kelainan kongenital. Tanggal 24 januari 2026 pukul 15.47 WIT Ny.I P II A 0 , pada kala III, keadaan ibu baik, plasenta lahir spontan dan lengkap, Tanggal 24 januari 2026 pukul 15:57 WIT Ny.I P II A 0 pada kala IV keadaan ibu baik, kontraksi uterus keras, kandung kemih kosong, lochea rubra, tidak ada laserasi, kolostrum sudah keluar, dan perdarahan kala IV ± 100 cc. Tanggal 25 januari pukul 10:25 WIT, Ny.I P II A 0 , nifas 1 hari, keadaan ibu baik, kontraksi uterus keras, BAK (+), BAB (-). Pada tanggal 29 januari 2026, pukul 13.04 WIT, Ny.I P II A 0 nifas hari ke-6 keadaan ibu baik, TFU pertengahan pusat simpisis, lochea sanguinolenta, ibu dan bayi tidak ada keluhan dan bayi menyusui dengan baik. Tanggal 07 februari 2026, pukul 10.22 WIT Ny.I P II A 0 , nifas hari ke-14, ibu dalam keadaan normal tidak memiliki keluhan hasil pemeriksaan TFU tidak teraba, ASI keluar lancar, lochea serosa, tidak ada tanda-tanda infeksi. Pada tanggal 23 februari 2026, pukul 14.22 WIT Ny.I P II A 0 , nifas hari ke-30 ibu dalam keadaan normal tidak memiliki keluhan apapun. Hasil pemeriksaan TFU tidak teraba, ASI keluar lancar, lokhea alba dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Tanggal 23 februari 2026 pukul 12:26 WIT, Ny.”I” memilih KB suntik 3 bulan dan mendapatkan injeksi.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
Cover
Skripsi S1 Farmasi 2026

IDENTIFIKASI SILDENAFIL, TADALAFIL, DAN VARDENAFIL, DALAM JAMU SEDIAAN SERBUK (STAMINA PRIA) SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN SPEKTROFOTODENSITOMETRI

RUTMEICE DUALEMBANG NGARBINGAN | Pembimbing: -

Peredaran jamu stamina pria yang mengandung bahan kimia obat (BKO) masih menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Sildenafil, tadalafil, dan vardenafil merupakan senyawa yang sering disalahgunakan sebagai BKO pada produk jamu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan sildenafil, tadalafil, dan vardenafil dalam jamu sediaan serbuk menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan spektrofotodensitometri. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental laboratorik dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap dua sampel jamu serbuk stamina pria yang dipilih secara purposive. Identifikasi dilakukan berdasarkan kesesuaian nilai faktor retensi (Rf), faktor selektivitas (α), nilai resolusi (Rs), serta profil spektrum dan panjang gelombang maksimum (λmax). Hasil pengujian menunjukkan nilai faktor selektivitas pada eluen A berkisar 1,02-1,17, sedangkan pada eluen B sebesar 2,09 pada sampel A dan 5,00 pada sampel B. Nilai resolusi seluruh pasangan senyawa memenuhi kriteria pemisahan (Rs ≥1,50), dengan nilai tertinggi 10,00 pada sistem eluen B, sehingga menunjukkan pemisahan yang baik. Verifikasi menggunakan spektrofotodensitometri menghasilkan panjang gelombang maksimum sildenafil 304-306 nm, tadalafil 288-290 nm, dan vardenafil 247-277 nm, yang menunjukkan karakteristik spektrum berbeda untuk setiap senyawa. Berdasarkan kesesuaian nilai Rf dan profil spektrum, kedua sampel jamu yang dianalisis dinyatakan tidak mengandung sildenafil, tadalafil, maupun vardenafil. Kombinasi metode KLT dan spektrofotodensitometri terbukti memiliki spesifisitas yang baik sebagai metode skrining dalam identifikasi BKO pada jamu sediaan serbuk.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak
LTA D3 Kebidanan 2026

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DAN BERKESINAMBUNGAN (CONTINUITY OF CARE) PADA NY K UMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS KAIRATU BARAT TAHUN 2026

JUARTI WALI | Pembimbing: -

Abstrak tidak tersedia untuk dokumen ini.

Restricted (Sivitas)
Baca Detail & Abstrak