Kuli panggul merupakan salah satu pekerjaan yang berada di sektor informal yang masih
sering ditemukan terutama di pasar tradisional. Pekerjaan kuli panggul ini sangat memungkinkan untuk
memiliki beban kerja yang tinggi. Beban kerja tersebut dapat berupa beban kerja fisik, mental dan sosial.
Beban kerja fisik dapat ditentukan saat pekerja melakukan pekerjaan yang menggunakan kekuatan fisik
(Risdianti, 2018). Myalgia (nyeri otot) merupakan gangguanyang lazim di masyarakat seluruh dunia dan
dampaknya meluas. myalgia dapat mempengaruhi orang yang terlibat dalam hampir semua jenis
pekerjaan. Salah satu pekerjaan yang memiliki faktor resiko yang sangat mungkin terjadi myalgia adalah
kuli panggul. myalgia itu sendiri adalah cidera dan gangguan soft tissues(otot, tendon, ligament,
persendian dan kartilago) dan sistem syaraf. Penyebab myalgia adalah menggunakan kekuatan berlebih,
pergerakan repetisi yang berlebih, posisi janggal, postur statis, kompresi/ menggengam, serta masa
pemulihan yang kurang karena bekerja berlebihan(Riningrum, 2016). Tujuan Penelitian faktor yang
berhubungan dengan keluhan nyeri otot pada pekerja kuli panggul pasar Mardika Kota Ambon Desain
penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan
sampel. Hasil penelitian ada hubungan antara umur dengan keluhan myalgia, ada hubungan antara masa
kerja dengan keluhan myalgia ada hubungan antara beban berat dengan keluhan myalgia dan ada
hubungan antara sikap kerja dengan keluhan myalgia. Kesimpulan ada faktor yang berhubungan dengan
keluhan nyeri otot pada pekerja kuli panggul pasar Mardika Kota Ambon tahun 2022.