Hubungan Verbal Abuse Orang Tua Dengan Perilaku Agresif Verbal Anak Usia 6-12 Tahun Di SD Negeri 64 Ambon
Weli Bata Thalia Ratumurun
Abstrak
Pendahuluan: Perilaku agresif verbal pada anak usia 6–12 tahun merupakan salah satu permasalahan yang dapat berdampak pada perkembangan emosional dan sosial anak. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap munculnya perilaku tersebut adalah verbal abuse yang dilakukan oleh orang tua. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan verbal abuse orang tua dengan perilaku agresif verbal anak usia 6–12 tahun di SD Negeri 64 Ambon. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 265 siswa, dengan sampel sebanyak 159 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner verbal abuse orang tua sebanyak 11 item dan kuesioner perilaku agresif verbal anak sebanyak 10 item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara verbal abuse orang tua dengan perilaku agresif verbal anak usia 6–12 tahun di SD Negeri 64 Ambon (p=0,001< 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola komunikasi orang tua yang mengandung kekerasan verbal berhubungan dengan munculnya perilaku agresif verbal pada anak, sehingga diperlukan penerapan pola asuh positif dan komunikasi yang sehat dalam keluarga untuk mencegah berkembangnya perilaku agresif verbal pada anak.
Kata kunci: verbal abuse, orang tua, perilaku agresif verbal, anak usia 6-12 tahun