Skripsi • S1 Farmasi

Analisis peresepan obat diare pada anak balita di puskesmas nania periode januari - desember 2025

Amanah putriadi

Abstrak

ANALISIS PERESEPAN OBAT DIARE PADA ANAK BALITA DI PUSKESMAS NANIA PERIODE JANUARI–DESEMBER 2025

Amanah Putriadi¹, Cut Bidara Panita Umar², M. Dahlan Sely³
Email: amananputriadi@gmail.com

1Mahasiswa Program Studi S1 Farmasi STIKes Maluku Husada
2,3Dosen Program Studi S1 Farmasi STIKes Maluku Husada


ABSTRAK

Diare merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan pada anak balita dan dapat menyebabkan dehidrasi serta meningkatkan angka kesakitan apabila tidak ditangani secara tepat. Penggunaan obat yang rasional sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan terapi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peresepan obat diare pada anak balita di Puskesmas Nania periode Januari–Desember 2025 berdasarkan karakteristik pasien, jenis obat yang diresepkan, ketepatan indikasi, ketepatan obat, dan ketepatan dosis sesuai pedoman Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa resep dan rekam medis pasien balita penderita diare. Sampel penelitian berjumlah 67 resep yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah 0–1 tahun sebanyak 36 pasien (53,73%) dan pasien perempuan sebanyak 36 pasien (53,73%). Jenis obat yang paling banyak diresepkan adalah zinc sebanyak 62 penggunaan obat (41,33%), diikuti oralit sebanyak 53 penggunaan obat (35,33%), antibiotik sebanyak 15 penggunaan obat (10,00%), dan obat lainnya sebanyak 20 penggunaan obat (13,33%). Hasil evaluasi kesesuaian peresepan menunjukkan ketepatan indikasi sebesar 98,51%, ketepatan obat sebesar 92,54%, dan ketepatan dosis sebesar 79,10%. Disimpulkan bahwa sebagian besar pere-sepan obat diare pada balita di Puskesmas Nania telah sesuai dengan pedoman MTBS, namun masih ditemukan ketidaktepatan dosis yang perlu menjadi bahan evaluasi dalam upaya mening-katkan kualitas pelayanan kesehatan.

Kata Kunci: Balita, Peresepan Obat, Ketepatan Obat, Ketepatan Dosis, MTBS.

File Dokumen Lengkap

Format: PDF | Akses: Restricted

Cover Dokumen

Informasi Metadata

  • Tanggal Terbit 23 October 2026
  • Penerbit STIKes Maluku Husada
  • Bahasa Indonesia
  • Kategori DCMI Student Works
  • Total Dilihat 1 kali

Legalitas

Hak Cipta STIKes Maluku Husada