PENGARUH TERAPI PIJAT TITIK MERIDIAN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMAHAI
NURUL FATWA TAWRUTUBUN
Pembimbing/Penguji: Maritje S J Malisngorar, S.Si.,M.Sc & Ns. fany sabban, S.Kep.,Mkep
Abstrak
Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Terapi
komplementer seperti pijat titik meridian dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif
untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi pijat titik
meridian terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas
Amahai. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest–
posttest pada 33 responden yang dipilih secara total sampling. Intervensi dilakukan selama 15
menit per sesi selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah terapi,
kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan pada
tekanan darah sistolik (Z = –4,869; p = 0,000) dan diastolik (Z = –5,028; p = 0,000) setelah
pemberian terapi. Terapi pijat titik meridian efektif menurunkan tekanan darah melalui
mekanisme stimulasi sistem saraf parasimpatis, vasodilatasi pembuluh darah, dan penurunan
hormon stres. Temuan ini menegaskan bahwa terapi pijat titik meridian dapat menjadi alternatif
komplementer yang aman, murah, dan mudah diterapkan dalam pengelolaan hipertensi di layanan
primer