PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN SURAH AL-KAHFI TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OP DI RUANG RAWAT INAP RS BHAYANGKARA AMBON
ANANDA DEWI PUSPITA RUMAKAT
Pembimbing/Penguji: Ns. Idham Soamole, S,Kep.,M.Kep. & Ns. Ali Ahmad Keliobas,S.Kep.,M.Kep
Abstrak
Nyeri pasca operasi merupakan masalah umum yang dapat menghambat proses penyembuhan, meningkatkan
risiko komplikasi, serta memengaruhi kualitas hidup pasien. Terapi farmakologis memang efektif, namun
berpotensi menimbulkan efek samping. Salah satu alternatif non-farmakologis yang dapat digunakan adalah
terapi murottal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an Surah
Al-Kahfi terhadap perubahan tingkat nyeri pada pasien post operasi di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara
Ambon. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel
berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi yang diberikan
berupa pemutaran murottal Surah Al-Kahfi ayat 1–20 oleh Qori Muzammil Hasballah selama 10 menit dengan
volume sedang (40–50) melalui headset. Tingkat nyeri diukur menggunakan Wong-Baker Faces Pain Rating
Scale. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai median
skala nyeri pretest adalah 6,00 (rentang 4–8) dan menurun menjadi 1,00 (rentang 1–2) pada posttest. Hasil uji
Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat nyeri
sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal. Terapi murottal Al-Qur’an Surah Al-Kahfi efektif menurunkan
tingkat nyeri pada pasien post operasi. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari manajemen
nyeri non-farmakologis berbasis spiritual di fasilitas pelayanan kesehatan.