PENGARUH EDUKASI DETEKSI MANDIRI RESIKO PENULARAN TUBERCULOSIS PARU DENGAN PENDEKATAN KeCaPi TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT DI DESA KUFAR SERAM BAGIAN TIMUR
ABD RAHIM KASTELLA
Pembimbing/Penguji: Ns. Endah Fitriasari S.Kep., M.Kep & Ns. La Rakhmat Wabula S,Kep.,M.Kep
Abstrak
Tuberculosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium
tuberculosis. Tuberculosis paru disebabkan oleh basil tahan asam Mycobacterium tuberculosis
paru, yang menyebar ketika penderita Tuberculosis paru batuk atau bersin sehingga mengeluarkan
bakteri ke udara (WHO, 2022). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi
deteksi mandiri risiko penularan tuberculosis paru dengan pendekatan KeCaPi terhadap
pengetahuan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif, pre-experimental tanpa
kontrol, desain one group pre-test and post-test. Sampel 30 responden, teknik non-probability
sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Nilai uji Wilcoxon p = 0,002 (p < 0,05).
Edukasi deteksi mandiri dengan pendekatan KeCaPi (Kenali, Catat, Periksa) berpengaruh
signifikan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda/gejala, dan
langkah pencegahan penularan tuberculosis paru.