HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR BESAR
RESMA
Pembimbing/Penguji: kariyadi, S.Kp.,MPH & Ns. & supriyanto, S.Kep.,M.N.Sc
Abstrak
Penyakit diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas
pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Faktor determinan dalam
pencegahan diare adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ibu, yang mencakup
kebiasaan mencuci tangan, penggunaan air bersih, penggunaan jamban sehat, dan
pengelolaan makanan yang higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
antara PHBS ibu dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air
Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik dan
pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 62 ibu yang memiliki balita diperoleh
menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup
dan dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,5%
ibu memiliki PHBS kategori baik, 35,5% cukup, dan 21% kurang. Sementara itu,
sebanyak 64,5% balita mengalami diare dalam 6 bulan terakhir. Uji statistik menunjukkan
terdapat hubungan signifikan antara PHBS ibu dengan kejadian diare pada balita (p =
0,000). Ibu dengan PHBS kategori baik cenderung memiliki balita yang tidak mengalami
diare, sementara seluruh ibu dengan PHBS kategori kurang memiliki balita yang pernah
diare. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi dan intervensi kesehatan masyarakat
dalam meningkatkan praktik PHBS di tingkat rumah tangga sebagai upaya pencegahan
diare pada balita.