UJI SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca var balbisiana Colla) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV- VIS
SYNTIA DAHLAN
Pembimbing/Penguji: Apt Ira P. Ely, S.farm., M. Si & Miranda Waas, S.Pd., M.Pd
Abstrak
Kulit pisang biasanya dianggap sebagai limbah yang tidak dimanfaatkan.
Kulit pisang kepok memiliki kemampuan antioksidan yang lebih baik dibandingkan
dengan daging buahnya. Kulit pisang kepok mengandung senyawa flavonoid, tanin,
saponin, alkaloid, kuinon, dan triterpenoid. Senyawa-senyawa tersebut merupakan
senyawa metabolik sekunder yang sebagian besar memiliki efek sebagai
antioksidan. Flavonoid, salah satu senyawa penting dalam kulit pisang kepok
adalah salah satu senyawa antioksidan, berperan dalam menunda, memperlambat,
atau menghambat reaksi oksidasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder kulit pisang kepok serta
menentukan kadar flavonoid total dari ekstrak etanol kulit pisang kepok. Jenis
penilitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan
metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol kulit pisang kepok
mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Penetapan kadar
flavonoid dilakukan pada panjang gelombang maksimum 417 nm berdasarkan
metode kolometri menggunakan reaksi kompleks dengan AlCl3. Kadar kandungan
total flavonoid ekstrak kulit pisang kepok yang dihasilkan yaitu sebesar 9,880 mg
QE/g yang artinya dalam setiap gram ekstrak etanol kulit pisang kepok setara
dengan 9,880 mg kuersetin.
Kata kunci : Kulit Pisang Kepok, Ekstrak, Skrining Fitokimia, Penetapan Kadar
Flavonoid
Kata Kunci (Keywords):
Kulit Pisang KepokEkstrakSkrining FitokimiaPenetapan Kadar Flavonoid