Abstrak
Lulur atau “body scrub” merupakan salah satu pilihan yang menjanjikan sebagai
kosmetik yang mampu mengangkat dan mengurangi sel mati pada kulit. Sediaan lulur sering
digunakan pada banyak klinik kecantikan, perawatan SPA, ataupun penggunaan secara pibadi
lainnya. Kelor merupakan jenis tanaman multiguna, semua bagian dari tanaman kelor dapat
dijadikan bahan antimikroba. Bagian-bagian tanaman kelor yang telah terbukti sebagai bahan
antimikroba di antaranya daun, biji, minyak, bunga, akar, dan kulit kayu tumbuhan
kelor.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah formulasi daun kelor (Moringa oleifera
Lam.) yang stabil.Jenis penelitian ini adalah eksperimen.Metode yang digunakan dalam penelitian
ini meliputi penyiapan bahan,maserasi bahan (daun kelor),rancangan formulasi sediaan lulur
ekstrak daun kelor (Moringa Olefera Lam.) yaitu menggunakan tiga formulasi berbeda dengan
perbandingan variasi konsentrasi dimana FI (Ekstrak kental daun kelor 30%),FII (Ekstrak kental
daun kelor 35%) dan FIII (Ekstrak kental daun kelor 38%),memformulasi sediaan lulur ekstrak
daun kelor,mengevaluasi sediaan lulur ekstrak daun kelor (uji organoleptis,uji pH,uji daya lekat,uji
homogenitas).Hasil penelitian formulasi sediaan lulur ektrak daun kelor demhan perbandingan
konsentrasi menunjukan hasil uji organoleptic FI,FII dan FIII memiliki stabilitas bentuk,warna dan
bau yang baik hingga 1 minggu penyimpanan,untuk hasil homogenitas FI,FII dan FIII mempunyai
hasil yang homogen baik sebelum dan sesudah penyimpanan selama 1 minggu,hasil pengukuran
pH untukyang baik sesuai dengan standar pH untuk lulur atau standar pH kulit normal yaita 4,5-
6,5.
Kata kunci : Lulur,Daun kelor (Moringa Oliefera Lam.)
Kata Kunci (Keywords):
Lulur
Daun kelor (Moringa Oliefera Lam.