Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lip Balm Kombinasi Perasan
Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Dan Madu (Apis Dorsata F.)
Sebagai Pencerah Bibir
Aleda Prawaty Reimialy
apt. Alice M.Cl Luhulima, S.Si.,M.Farm
Amelia Niwele, S.Pd.,M.Pd
Email: wreimialy@gmail.com
Mahasiswa Program Studi Ilmu Farmasi STIKes Maluku Husada
Lip balm merupakan sediaan yang diaplikasikan pada bibir yang berfungsi sebagai
pelembab bibir dan pencerah dengan cara membentuk lapisan minyak yang tidak dapat bercampur
pada permukaan bibir. Buah jeruk nipis dan madu dapat dijadikan bahan dalam pembuatan
kosmetik salah satunya adalah lip balm. Buah jeruk nipis merupakan salah satu buah penghasil
senyawa antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Madu sebagai bahan alami yang dapat
digunakan sebagai pelembab karena memiliki sifat humektan, emolien dan antioksidan. Tujuan
dari penelitian ini untuk mengetahui kombinasi perasan jeruk nipis dan madu sebagai pencerah
bibir dan mengetahui formulasi dari kombinasi perasan jeruk nipis dan madu yang memiliki sifat
yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental meliputi formulasi sediaan lip balm
dengan konsentrasi buah jeruk nipis 7%, 8%, dan 9% dan madu 1%, 2%, dan 3%. Pemeriksaan
mutu fisik sediaan meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas, dan
iritasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perasan buah jeruk nipis (Citrus Aurantifolia) dan
madu (Apis dorsata F.) dapat diformulasikan ke dalam bentuk sediaan lip balm dengan konsentrasi
7% & 1% (F1), 8% & 2% (F2), dan 9% & 3% (F3) dan telah memenuhi persyaratan uji
homogenitas, uji stabilitas dan tidak mengiritasi kulit. Karakteristik buah jeruk nipis dan madu
dapat membentuk sediaan lip balm yang baik karena dilihat dari hasilnya pada warna bibir yang
lebih banyak menunjukan kecerahan dan kelembaban.
Kata Kunci : Buah jeruk nipis, madu, lip balm