Lingkungan merupakan salah satu media penularan penyakit yang dapat
mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Lingkungan juga dapat menjadi
sumber maupun agen dalam mentranmisikan penyakit salah satunya yaitu Infeksi
Saluran Pernapasan Akut (ISPA). ISPA merupakan penyakit yang tergolong ke
dalam Air Borne Disease. Penularannya dapat terjadi melalui udara yang telah
tercemar bibit penyakit dan masuk kedalam tubuh melalui saluran pernafasan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi sanitasi rumah dengan
kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Passo. Penelitian menggunakan desain
analitik cross-sectional dengan jumlah sampel 198 responden yang dipilih melalui
teknik simple random sampling menggunakan metode undian. Instrumen yang
digunakan yaitu kuesioner untuk menilai kondisi sanitasi rumah dengan
menggunakan metode pengumpulan yaitu observasi langsung. Analisis data
dilakukan dengan uji Chi-Square pada taraf signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kepadatan hunian
(p=0,024), luas ventilasi (p=0,005), dan jenis dinding (p=0,001). Sedangkan
kondisi langit-langit (p=0,0270) dan jenis lantai (p=0,317) tidak memiliki
hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Passo.
Hal tersebut disarankan masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi
lingkungan rumah seperti membersihkan lingkungan kepadatan hunian dan sering
membuka ventilasi atau jendela