Karies gigi merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang individu dari berbagai kelompok
usia, dengan anak-anak sebagai kelompok yang paling rentan. Tujuan penelitian untuk mengetahui
hubungan kandungan Fluorida pada air sumur gali dan kebiasaan menggosok gigi dengan
Kejadian Karies Gigi Anak Usia 6 – 10 Tahun di RT 5 Desa Waplau. Penelitian ini merupakan
jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel 64 responden
dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat
dan uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan bahwa ada hubungan yang
signifikan antara kandungan Fluorida dengan kejadian karies gigi dimana nilai p<0,05 atau sama
dengan 0,013. Hasil uji statitistik ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara
kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak dimana nilai p<0,05 atau sama
dengan 0,001. Disimpulkan bahwa pada sumur yang digunakan responden ditemukannya
kandungan fluoride yang masih dalam ambang batas dan kebiasaan menggosok gigi yang
merupakan penyebab terjadinya karies gigi pada anak yang ada di RT 5 Desa Waplau.