HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DALAM RESIKO PENYAKIT AKIBAT KERJA DI LINGKUNGAN TAMBANG DESA LUHU SERAM BAGIAN BARAT
SITI SAMSAIRA WARANG
Pembimbing/Penguji: Iswandi Fataruba S.KM.,M.Kes & Hans Sammy Marthin Salakory, SE., M. Si p
Abstrak
Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan utama di sektor pertambangan yang
dapat menimbulkan kerugian fisik, material, dan psikologis bagi pekerja. Salah satu
upaya pencegahan yang paling penting adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan APD dengan
risiko kejadian akibat kerja di lingkungan tambang Desa Luhu, Kecamatan Huamual,
Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain deskriptif analitik. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang
disebarkan kepada 100 responden pekerja tambang. Analisis data dilakukan secara
univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi, dan bivariat menggunakan uji Chi-
Square untuk mengetahui hubungan antara penggunaan APD dengan kejadian akibat
kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja belum menggunakan
APD secara konsisten, dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat penggunaan
APD dengan risiko kejadian akibat kerja (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah
penggunaan APD yang lengkap dan konsisten terbukti dapat menurunkan risiko kejadian
akibat kerja. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran pekerja, ketersediaan
APD yang memadai, serta pengawasan dari pihak terkait untuk menciptakan lingkungan
kerja tambang yang lebih aman.
Kata Kunci (Keywords):
Alat Pelindung DiriKecelakaan KerjaPertambanganDesa Luhu