STUDI DESKRIPTIF PROSES PENYEMBUHAN LUKA MENGGUNAKAN PERAWATAN KONVENSIONAL DAN MINYAK HARUM MALUKU PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM
MASITA HAPSARI TOISUTA
Pembimbing/Penguji: Wiwi Rumaolat, S.Pd.,M.Si.,Med & Ns. Idham Soamole, S.Kep.,M.Kep
Abstrak
STUDI DESKRIPTIF PROSES PENYEMBUHAN LUKA MENGGUNAKAN
PERAWATAN KONVENSIONAL DAN MINYAK HARUM MALUKU PADA
PASIEN ULKUS DIABETIKUM
Masita Hapsari Toisuta¹, Wiwi Rumaolat²
Email: sarytoisuta@gmail.com
ˡMahasiswa Program Studi S1 Keperawatan STIKes Maluku Husada
²Pembimbing Skripsi Profesi Ners STIKes Maluku Husada
ABSTRAK
Latar Belakang : Penatalaksanaan pada ulkus kaki diabetik secara komprehensif
diperlukan dalam manajemen luka diabetik agar fase penyembuhan ulkus tidak
memanjang dan tidak terjadi komplikasi. Teknik perawatan luka saat ini sudah
mengalami perkembangan yang sangat pesat, dimana perawat luka sudah menggunakan
modern dressing. Perawatan luka Ulkus DM juga bisa menggunakan Minyak Harum
Maluku, Minyak Harum Maluku adalah produk miyak asli Seram, Maluku yang terbuat
dari bahan-bahan alami seperti Minyak cengkeh, pala, jahe merah, kayu manis dan kayu
putih yang dapat menyembuhkan dan punya khasiat penyembuh penyakit untuk
penyembuhan.
Tujuan : Untuk mengetahui perbandingan proses penyembuhan luka dengan
menggunakan Perawatan Konvensional dan Minyak Harum Maluku pada Pasien Ulkus
Diabetikum.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan Quasy Ekperimen dengan pendekatan post test group control Design.
Hasil : Penelitian ini berlangsung kurang lebih selama 2 minggu, hingga akhir
waktu penelitian jumlah sampel yang tersedia sebanyak 30 orang. Sebanyak
15 responden yang bersedia berpartisispasi dalam penelitian, sebanyak 4 orang responden
mendapatkan perawatanluka menggunakan teknik konvensional gauze. Sebanyak 6
responden yang telah dilakukan rawat luka selama 3-5 hari karena kondisi kesehatan
lainnya yang telah membaik. Sebanyak 4 responden yang telah dilakukan perawatan luka
selama 5-7 hari menggunakan perawatan minyak harum maluku dan 1 responden drop
out dari penelitian karena prognosis penyakit yang memburuk dan meninggal. Hasil
penelitian disajikan dalam bentuk tabel, gambar dan narasi..
Kesimpulan dan Saran : Responden yang menggunakan teknik konvensional gauze
memperlihatkan perkembangan penyembuhan luka ulkus diabetik lebih cepat dari
responden yang menggunakan menggunakan minyak harum maluku.
Kata Kunci : Ulkus Diabetikum, Minyak Harum Maluku,Perawatan Konvensional